Pemkot Makassar Akan Berkoordinasi Dengan Balai Pompengan Bersihkan Eceng Gondok di Kanal Borong

BN ONLINE MAKASSAR–Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang (PJ) untuk membersihkan eceng gondok di kanal Borong. Pemkot Makassar berharap Balai Pompengan segera menurunkan alat berat ke lokasi.

“Kalau dari sisi pemerintahan kota tetap memberikan penyampaian secara administrasi ke Balai Pompengan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ferdy Mochtar saat dihubungi kepada detikSulsel, Sabtu (28/10/2023).

“Sebelum musim hujan keras (dibersihkan), jadi harus datangkan alat misalnya ada ekskavator yang sistem amfibi,” katanya.

Ferdy mengaku pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait eceng kondong itu. Dia meminta semua instansi terkait terlibat agar eceng kondong itu dibersihkan sebelum menimbulkan banjir.

“Kalau dinas lingkungan hidup hanya pada gerakan kebersihannya. Maksudnya gampang lah untuk dibuat persuratan secara ada instansi supaya ada care-nya mendekati musibah banjir yang biasa tidak terkendali,” terang Ferdy.

Dia menambahkan Pemkot Makassar tidak memiliki anggaran untuk membersihkan eceng gondok tersebut. Dia kembali menegaskan bahwa penanganan kanal Borong merupakan kewenangan balai.

“Kalau kita anggarkan tidak bisa, tidak ada jalurnya, bisa jadi temuan karena kewenangan pun itu di Balai,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sungai di sepanjang Jalan Inspeksi Kanal Borong dipenuhi eceng gondok. Warga berharap agar tanaman itu segera dibersihkan karena dikhawatirkan dapat memicu banjir di musim penghujan.

“Kalau hujan dua hari nonstop, pasti akan banjir di sini,” kata warga setempat bernama Sitti Khadijah (46) kepada awak media, Jumat (27/10).

Sitti Khadijah mengatakan eceng gondok memenuhi kanal Borong sudah terjadi sejak lama. Dia pun berharap agar instansi terkait dapat memperhatikan hal tersebut dengan rutin melakukan pembersihan.

“Ini eceng gondok tumbuh saat musim hujan atau ada genangan air seperti ini. Harusnya (rutin) dibersihkan,” harapnya.

“Tahun kemarin satu kali dibersihkan, bulan ini belum. Kira-kira sudah ada 5,6 bulanan (tidak dibersihkan),” tambahnya.(**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!