BN Online, Makassar — Di Bulan Januari tahun 2024 ini, para guru di Indonesia mulai terlihat sibuk dengan aktivitas pengisian perencanaan kinerja melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Untuk itulah perlu adanya kegiatan sosialisasi dengan tujuan agar para guru memahami apa itu pengelolaan kinerja Guru, pemanfaatannya dan bagaimana cara mengisinya.
Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Kinerja di lingkup UPT SPF SDN Baraya I Makassar dilaksanakan pada, Senin (28/1/2024). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, baik guru yang berstatus sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan guru honorer.
Dalam pemaparan Kepala UPT SPF SDN Baraya I Makassar Abdul Azis Karim, S. Pd, MSi mengatakan awal tahun 2024 ini, Platform Merdeka Mengajar (PMM) semakin lengkap dengan adanya fitur baru, yaitu fitur Pengelolaan e-Kinerja.
“Pengelolaan Kinerja di PMM ini bisa menjadi alat bantu bagi para guru dan kepala sekolah untuk memudahkan menentukan Sasaran Kinerja yang lebih kontekstual dengan kebutuhan satuan Pendidikan (satdik) dan pengembangan karier demi peningkatan kualitas pembelajaran murid.” Ujarnya
Lanjutnya ia juga mengucapkan untuk Pengelolaan e-Kinerja ada beberapa tahapan yang harus diketahui bersama untuk di mengimplementasikan para peserta didik dan tenaga pendidik
“Pada tahap pertama dalam pengelolaan kinerja yaitu perencanaan kinerja, guru memilih satu indikator yang muncul. Disini akan muncul indikator rekomendasi satuan Pendidikan berdasarkan capaian Rapor Pendidikan yang telah terintegrasi di PMM.” Abdul Azis Karim, S. Pd, MSi
Tahap perencanaan kinerja ini harus sudah diisi oleh para guru pada bulan Januari 2024 ini. Sedangkan kepala sekolah adalah pihak yang menyetujui dan melakukan observasi.















