BN Online, Makassar—UPT SPF SMP Negeri 50 yang berdomisili di Jl. Tentara Pelajar Lrg. 139B, No.40, Kecamatan. Wajo, Kota Makassar melaksanakan Kegiatan Pembiasaan Shalat Berjamaah dan Shalat Dhuha, dan Implementasi salah satu 18 Revolusi Pendidikan, dengan tema “Peningkatan Keimanan Ummat” Jumat 16 Februari 2024.
Salah satu sasaran pendidikan adalah membangun karakter siswanya, di mana tujuan utama pendidikan bukanlah pengetahuan tapi penampilan atau tindakan. Oleh karena itu pendidikan karakter dalam sebuah lembaga pendidikan sangat penting dan dibutuhkan. Pendidikan karakter adalah proses menanamkan karakter tertentu sekaligus memberi benih agar peserta didik mampu menumbuhkan karakter khasnya pada saat menjalankan kehidupannya
Saat dikonfirmasi awak media ini, Kepala UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar, Abdul Azis Hasan, mengatakan, Pendidikan karakter diharapkan mampu menghasilkan dan menampilkan generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi memiliki kecerdasan emosional dan spiritual serta memiliki pribadi berkarakter yang selalu berusaha menjaga perkembangan dirinya dengan meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, hubungan antar sesama manusia dan mewujudkan motto hidupnya bahagia dunia dan akhirat.
“Untuk membentuk pribadi berkarakter tersebut dapat melalui kebiasaan-kebiasaan yang baik dan bermanfaat yang dilakukan secara berulang-ulang, hari demi hari yang lamban laun akan masuk pada bagian pribadinya yang sulit ditinggalkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, UPT SPF SMPN 50 Makassar mempunyai salah satu program untuk menumbuhkan dan membentuk karakter disiplin peserta didik melalui pembiasaan shalat berjamaah dan Shalat dhuha di sekolah.
“Shalat dhuha merupakan salah satu shalat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Shalat dhuha dikerjakansebelum masuk pembelajaran di jam yang pertama,” ujar Abdul Azis Hasan.
Terkait dengan 18 Program Revolusi Pendidikan, UPT SPF SMPN 50 Makassar juga melakukan pembinaan karakter siswa melalui penerapan dan pembiasaan dalam hal kedisiplinan serta penerapan nilai etika dan norma norma dalam kehidupan sehari hari terhadap siswa serta peningkatan kualitas pendidikan
“Dengan membiasakan mengerjakan sholat berjamaah dan shalat dhuha secara terprogram diharapkan bisa menumbuhkan dan membentuk karakter disiplin, karena para peserta didik akan membiasakan diri untuk disiplin dan patuh pada peraturan yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” cetusnya Abdul Azis Hasan.
Kepala UPT SPF SMPN 50 Makassar, Abdul Azis Hasan, menambahkan, shalat dhuha sebagai pembentukan karakter peserta didik ialah pelaksanaannya yang dilakukan sesuai jadwal, dan tepat waktu, dilakukan secara terus menerus secara konsisten. Waktu pelaksanaannya yang terprogram dan terjadwal inilah yang akan membentuk karakter disiplin peserta didik. Karena peserta didik akan terbiasa mengikuti pembiasaan shalat berjamaah dan shalat dhuha sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Untuk itu, dengan diadakannya pembiasaan seperti ini, diharapkan akan terbentuk nilai-nilai karakter dari peserta didik yang disiplin. Yaitu disiplin terhadap waktu dan peraturan serta disiplin terhadap suatu kegiatan yang berlaku sebagai tuntunan kedisiplinan pada umumnya,” tutupnya.















