BN Online, Makassar –Sebanyak tiga kelas terlibat dalam pelaksanaan Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang I mata pelajaran Matematika di UPT SPF SD Inpres Baraya 1. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Senin-Selasa, 20-21 April 2026, dengan suasana tertib dan penuh konsentrasi.
Ujian yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI ini terbagi dalam tiga rombongan belajar: VI A, VI B, dan VI C. Para siswa mengerjakan soal matematika berbasis pilihan ganda dan uraian singkat yang dirancang untuk mengukur kemampuan numerasi, pemecahan masalah, serta penalaran logis sesuai kurikulum yang berlaku.
Kepala UPT SPF SD Inpres Baraya 1, Sitti Hasmi, S.Pd.I, yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, mengawasi langsung jalannya ujian di setiap ruang. Beliau menyampaikan bahwa TKA Gelombang I ini merupakan langkah awal untuk memetakan kemampuan akademik siswa sebelum menghadapi ujian kelulusan.
Lebih lanjut, Sitti Hasmi menjelaskan bahwa Matematika dipilih sebagai mata pelajaran pertama dalam gelombang ini karena dianggap sebagai fondasi penting bagi jenjang pendidikan berikutnya.
“Kami ingin melihat secara objektif sejauh mana pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk memberikan penguatan di area yang masih lemah,” ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan ujian ini didukung penuh oleh para wali kelas yang bertugas mengondisikan ruang dan membimbing teknis pengisian jawaban. Mereka adalah:
· Andi Mardati, S.Pd., M.Pd (Wali Kelas VI A)
· Ernawati, S.Pd., M.Pd (Wali Kelas VI B)
· Ambo Asse, S.Pd., M.Pd (Wali Kelas VI C)
Dari sisi teknis, Muhammad Fikri Fauriansyah, SE bertindak sebagai proktor yang mengatur jadwal dan distribusi soal, sementara Wulan Wardani, S.Pd sebagai teknisi memastikan kelancaran perangkat komputer yang digunakan untuk ujian berbasis digital di sebagian sesi.
Diketahui, pengawas ruangan untuk lokasi Kalukuang 3 dipercayakan kepada dua guru berpengalaman, yaitu Mildayanti Haris, S.Pd., M.Pd dan Nurjannah, S.Pd. Mereka bertugas menjaga ketertiban, memastikan tidak ada kecurangan, serta mendampingi siswa yang membutuhkan penjelasan teknis.
Tambahnya, Sitti Hasmi mengungkapkan bahwa Gelombang I ini baru tahap awal. “Setelah ini akan menyusul gelombang II untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan IPA. Kami juga akan mengadakan pembahasan soal bersama (try out) untuk memperkuat kesiapan siswa,” ungkapnya.
Harapannya, melalui ujian TKA yang terstruktur ini, setiap siswa dapat mengetahui peta kemampuannya secara jujur dan bertanggung jawab.
“Saya berharap anak-anak tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memahami proses belajar. Matematika itu logis dan menyenangkan jika didekati dengan cara yang tepat. Semoga hasil ujian ini memotivasi mereka untuk terus berlatih dan percaya diri,” pungkas Sitti Hasmi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pengumuman teknis untuk Gelombang II yang dijadwalkan dua pekan mendatang. Para siswa tampak lega sekaligus bersemangat menyambapi tantangan berikutnya.















