Kreativitas Tanpa Batas! SD Negeri Mangkura IV Makassar Sulap Sampah Jadi Karya Bernilai

BN Online, Makassar‘—UPT SPF SD Negeri Mangkura IV Makassar menggelar Pentas Seni dan Pameran Daur Ulang dengan tema “Kreativitas Tanpa Batas, Lingkungan Tetap Lestari” pada Senin (4/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 serta melibatkan para guru dan orang tua wali murid.

Kepala UPT SPF SD Negeri Mangkura IV, Ibu Damaris, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada para peserta didik. “Kami ingin anak-anak belajar bahwa sampah bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bisa menjadi awal dari sebuah karya seni yang bernilai,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pameran kali ini menampilkan berbagai hasil karya daur ulang yang dibuat oleh siswa, mulai dari kerajinan tangan, miniatur bangunan, hingga aksesori dari bahan bekas seperti botol plastik, kardus, dan kain perca. Selain pameran, acara juga dimeriahkan dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa di bidang seni tari, musik, dan drama bertema lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini dirangkaikan dengan lomba kreasi daur ulang antarkelas yang menilai aspek kreativitas, kerapian, dan nilai guna dari setiap karya yang dipamerkan. Para wali murid yang hadir pun turut antusias melihat langsung hasil karya putra-putri mereka serta memanfaatkan momen ini untuk berfoto di setiap stan pameran.

Diketahui, UPT SDN Mangkura IV yang berlokasi di Jalan Botolempangan No. 65, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar ini dikenal aktif dalam kegiatan peduli lingkungan. Sebelumnya, sekolah ini juga telah melakukan berbagai terobosan seperti pembuatan IPAL edukasi daur ulang air serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk dan sampah nonorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Harapan dari digelarnya kegiatan ini, kata Ibu Damaris, adalah agar para siswa tidak hanya terampil dalam menciptakan karya seni dari barang bekas, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan yang tertanam dalam keseharian mereka.

Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendorong program-program kreatif dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa yang unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam kepedulian terhadap kelestarian bumi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *