BN Online, Makassar–-Langkah nyata menuju sekolah berwawasan lingkungan resmi dimulai. Bertempat di SD Negeri Maccini 2, Kamis (7/5/2026), SD Negeri Maricaya II mengukuhkan komitmennya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan SD Negeri KIP Bara-Baraya 2, sekolah berpredikat Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.
Kegiatan yang digelar di sela-sela Rapat Koordinasi Kepala Sekolah (K3S) se-Kecamatan sekaligus sosialisasi pengolahan sampah ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh kepala sekolah di kecamatan Makassar.
“Alhamdulillah, hari ini SD Negeri Maricaya II telah memulai langkah awalnya dalam program Adiwiyata sekolah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) ini,” ujar Kepala UPT SPF SDN Maricaya II Makassar, Hj. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., dengan nada penuh syukur.
Beliau menambahkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata sinergi untuk berbagi praktik baik dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, hijau, dan berbudaya lingkungan.
Lebih lanjut, Hj. Sri Wahyuni menjelaskan bahwa program pembinaan Adiwiyata dari SD Negeri KIP Bara-Baraya 2 akan menjadi katalis bagi transformasi ekologis di sekolahnya. Mulai dari pengelolaan sampah terpadu, penghijauan, hingga pembentukan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik.
Selain itu, sosialisasi pengolahan sampah yang menjadi rangkaian acara turut menghadirkan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Para kepala sekolah dibekali teknik pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang aplikatif di lingkungan sekolah masing-masing.
Diketahui, turut hadir memberikan penguatan dalam acara tersebut, Tjing Ming Nelly, SE., MM., yang merupakan Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar sekaligus Ketua INLA (International Nature Loving Association) Sulsel.
“Sambungnya, inisiatif seperti ini harus menjadi gerakan kolektif. Sekolah adalah ujung tombak perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan. Saya apresiasi langkah berani SDN Maricaya II dan SDN KIP Bara-Baraya 2,” tegas Tjing Ming Nelly di hadapan para kepala sekolah.
Harapan ke depan, kerja sama ini tidak hanya menjadikan SD Negeri Maricaya II meraih predikat Adiwiyata, tetapi juga menginspirasi sekolah-sekolah lain di Makassar untuk segera bertransformasi menuju pendidikan berkelanjutan.
Penandatanganan MoU ini pun disambut antusias. Para kepala sekolah se-Kecamatan mengaku termotivasi untuk segera menyusun langkah serupa di wilayahnya masing-masing. SD Negeri Maricaya II pun secara resmi tercatat sebagai binaan baru dari sekolah Adiwiyata Mandiri nasional, mengawali babak baru gerakan hiju di tengah kota.















