Semangat dan Antusias Warnai Pelaksanaan PSAJ di SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar

BN Online, Makassar – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti UPT SPF SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar sejak Senin (4/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026). Selama lima hari, seluruh siswa kelas VI mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) yang merupakan ujian akhir sekolah dalam Kurikulum Merdeka dengan lancar dan penuh percaya diri.

Tak hanya teori, kegiatan PSAJ kali ini juga dilanjutkan dengan ujian praktik mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta Pendidikan Agama Islam (PAI). Suasana semakin meriah ketika para siswa menunjukkan kebolehan mereka di lapangan dan ruang praktik ibadah.

Plt. Kepala UPT SPF SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar, Srikandi Sahap, S.Pd, mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh siswa kelas VI yang telah mengikuti rangkaian PSAJ dengan penuh tanggung jawab.

“Anak-anak kita luar biasa. Mereka datang dengan persiapan matang, percaya diri, dan menjalani setiap sesi dengan jujur. Ini adalah bukti bahwa proses pembelajaran di Kurikulum Merdeka telah membentuk karakter dan kompetensi mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, Srikandi Sahap menjelaskan bahwa PSAJ bukan hanya tentang nilai akhir, tetapi lebih kepada pemetaan pencapaian kompetensi dasar siswa selama enam tahun belajar.

“Kami ingin menekankan bahwa evaluasi ini adalah cerminan dari proses, bukan sekadar target angka. Setiap anak memiliki keunggulannya masing-masing, dan PSAJ adalah salah satu cara untuk merayakan perjalanan belajar mereka,” tambahnya.

Selain itu, pelaksanaan ujian praktik PJOK dan PAI mendapat apresiasi khusus dari para guru dan orang tua. Dalam praktik PJOK, siswa diuji dalam gerak dasar, permainan bola kecil, dan kebugaran jasmani. Sementara praktik PAI mencakup bacaan Al-Qur’an, praktik wudhu, dan hafalan surat-surat pendek.

“Praktik ini penting untuk menyeimbangkan antara kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kami ingin lulusan SDI Bertingkat Tabaringan 1 tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga sehat jasmani dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Diketahui, kegiatan PSAJ diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dengan sistem yang dirancang adaptif. Jadwal dibuat bergantian untuk menghindari penumpukan dan memastikan kenyamanan. Seluruh ruang ujian dilengkapi dengan sirkulasi udara yang baik dan petugas proktor yang siaga.

Para guru pun bertindak sebagai pengawas sekaligus motivator. Setiap pagi sebelum ujian dimulai, mereka menyemangati siswa dan doa bersama. Hasilnya, tidak ada laporan kendala berarti selama pelaksanaan.

Sambungnya, Srikandi Sahap juga menyoroti kerja sama antara pihak sekolah dan komite orang tua yang sangat solid.

“Terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi anak-anak di rumah, memastikan belajar mereka, serta memberikan dukungan moral. Tanpa sinergi itu, kelancaran ini tidak akan terwujud,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi para guru yang telah bekerja keras menyusun kisi-kisi, soal, dan instrumen praktik sesuai dengan kaidah Kurikulum Merdeka.

Harapan dari Plt. Kepala Sekolah dan segenap keluarga besar SDI Bertingkat Tabaringan 1, semoga para siswa kelas VI mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, keterampilan, dan karakter yang kuat.

“Selamat kepada anak-anak kami. Teruslah belajar, jadilah generasi yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa. Apapun hasil PSAJ kalian, kalian sudah menjadi pemenang karena telah berusaha maksimal,” pesannya dengan penuh haru.

Dengan berakhirnya PSAJ dan ujian praktik, kini para siswa kelas VI SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar bersiap menunggu kelulusan dan memulai babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka. Salam merdeka belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *