BN Online Makassar, – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar bersiap menyelenggarakan agenda penting pada esok hari, Jumat, 25 September 2026. Kegiatan krusial ini mengusung tajuk utama Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah pada Kegiatan Pengawasan Urusan Pemerintahan Bidang Perekonomian dan Keuangan Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 Angkatan IX. Kamis (24/09).
Pertemuan berskala besar tersebut dijadwalkan berlangsung di salah satu lokasi strategis pusat kota, yakni Hotel Karebosi Premier, yang beralamat di Jalan Jenderal M. Yusuf Nomor 1, Kota Makassar. Acara yang dinilai sangat strategis bagi keberlanjutan roda pemerintahan kota ini dipastikan akan dimulai tepat pada pukul 13.15 WITA hingga selesai.
Pihak panitia penyelenggara telah merancang susunan acara sedemikian rupa agar seluruh rangkaian evaluasi dan pemaparan materi dapat berjalan dengan efektif. Seluruh stakeholder terkait diharapkan hadir tepat waktu guna memastikan pembahasan program prioritas ini tidak mengalami keterlambatan di tengah padatnya agenda kedewanan menjelang akhir bulan.
Fokus utama dari kegiatan Angkatan IX ini adalah membedah secara mendalam pengelolaan anggaran, kesiapan armada, hingga efisiensi program kerja yang dijalankan oleh Dinas Damkar Kota Makassar selama tahun anggaran berjalan. Aspek perekonomian dan keuangan daerah menjadi sorotan khusus demi memastikan setiap rupiah APBD yang dikucurkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi warga kota dari ancaman bencana.
Langkah pengawasan ini merupakan bagian dari fungsi mutlak lembaga legislatif dalam menjaga transparansi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.Hadir sebagai narasumber utama dalam forum terhormat ini adalah legislator kawakan, William, S.E., yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Makassar.
Beliau dikenal sebagai salah satu figur dewan yang sangat vokal dalam menyuarakan efektivitas anggaran daerah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan keselamatan warga. Dalam kesempatan besok, William diproyeksikan akan memberikan pandangan kritis sekaligus solusi taktis terkait optimalisasi anggaran operasional penanggulangan kebakaran.
Selain William, jajaran narasumber juga akan diperkuat oleh kehadiran tokoh-tokoh berkompeten lainnya seperti Muhammad Aripin, S.E., M.M. dan Hasanuddin Leo, S.E., AK. M.Si Kedua figur ini membawa latar belakang keilmuan manajemen dan akuntansi yang sangat kuat, sehingga mampu memberikan bedah analisis yang komprehensif dari sudut pandang pemanfaatan kas daerah.
Kolaborasi ketiga narasumber hebat ini diyakini akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi kebijakan yang sangat tajam bagi kemajuan internal kedinasan terkait. Agar diskusi berjalan dengan dinamis, tertib, dan searah dengan tujuan utama pengawasan, jalannya forum esok hari akan dipandu secara ketat oleh Rini Susanty, S.E. yang bertindak selaku moderator.
Rini yang memiliki rekam jejak mumpuni dalam memoderasi pertemuan formal pemerintahan, diharapkan mampu menjembatani pemikiran para narasumber dengan aspirasi para peserta yang hadir.Dinamika diskusi yang sehat dan solutif menjadi target utama yang ingin dicapai melalui manajemen forum yang profesional.
Persiapan matang ini mencakup kenyamanan ruang sidang, sistem suara, hingga penerapan protokol administratif bagi seluruh undangan. Urusan pemadam kebakaran dan penyelamatan merupakan salah satu pelayanan dasar yang sangat vital di kota metropolitan seperti Makassar, di mana dinamika urbanisasi dan kepadatan penduduk terus meningkat setiap tahunnya.
Oleh karena itu, pengawasan pada bidang perekonomian dan keuangan ini sengaja dirancang agar Dinas Damkar memiliki daya dukung finansial yang sehat untuk meremajakan fasilitas keselamatan publik. Forum besok juga menjadi ajang pembuktian sinergi yang harmonis antara fungsi legislatif dan eksekutif di tingkat daerah.
Mengingat urgensi materi yang akan dibahas, sejumlah perwakilan dari kedinasan terkait, pakar kebijakan publik, serta perwakilan masyarakat sipil diperkirakan akan memadati ruang pertemuan. Antusiasme ini mencerminkan betapa pentingnya isu keselamatan dan alokasi anggaran penyelamatan di mata publik Makassar saat ini.
Melalui pengawasan yang ketat dan terukur, diharapkan tidak ada lagi kendala klasik terkait kekurangan logistik armada pemadam di lapangan saat situasi darurat terjadi. Sebagai penutup persiapan hari ini, panitia kembali mengingatkan kepada seluruh peserta undangan untuk membawa kelengkapan dokumen pendukung yang diperlukan guna kelancaran proses registrasi besok siang.
Koordinasi akhir antara pihak hotel, kesekretariatan dewan, dan tim narasumber terus dimatangkan hingga malam ini demi menghindari kendala teknis yang tidak diinginkan. Semua pihak optimistis forum besok akan melahirkan cetak biru pengawasan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan dan rasa aman masyarakat.
Masyarakat Kota Makassar tentunya menaruh harapan besar pada hasil rekomendasi dari pelaksanaan kegiatan Angkatan IX esok hari. Sinergi yang kuat antara Anggota DPRD Makassar, para pakar keuangan, dan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran diharapkan mampu melahirkan lompatan inovasi baru dalam sistem proteksi kebakaran kota. Pengawasan ketat yang dilakukan sehari sebelum akhir pekan ini diharapkan menjadi tonggak penting terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang tepat guna, efisien, dan sepenuhnya berorientasi pada keselamatan rakyat.Red.















