Demi Upaya Penanggulangan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja, UPT SPF SMPN 12 Makassar Gelar Pesantren Kilat Ramadhan

BN Online, Makassar—Salah satu upaya menambah wawasan keislaman, serta membentuk karakter religius siswa, Penerapan Nilai Islam Dalam Interaksi Sosial, Kehidupan Siswa Demi Upaya Penanggulangan Bahaya Narkoba Dan Kenakalan Remaja UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar, melaksanakan Kegiatan Pesantren Kilat di bulan ramadhan, Kamis (04/04/2024).

Kegiatan Pesantren Kilat yang dilaksanakan di UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar, berlangsung selama tiga hari, dimulai dari hari Kamis hingga Sabtu, dan di buka langsung oleh Kepala UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar, Laode Imam Sutrisno, S. Pd, M. Pd.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar, Laode Imam Sutrisno, S. Pd, M. Pd. menyatakan bahwa kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan yang memang sudah masuk dalam Kalender Pendidikan tersebut, merupakan kegiatan keagamaan yang diberikan kepada seluruh siswa.

“Kegiatan Pesantren Kilat yang kami laksanakan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun di Bulan Ramadhan, dan merupan kegiatan yang sudah terprogram di Kalender Pendidikan. Selain merupakan program sekolah, kegiatan ini kami lakukan sebagai salah satu upaya dalam menambah pengetahuan keagamaan kepada siswa.” Terangnya.

Lebih lanjut Laode Imam Sutrisno menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan pesantren kilat tersebut adalah untuk membentuk karakter religius siswa dan menambah pengetahuan siswa tentang pengetahuan agama yang diharapkan dapat diterapkan siswa dalam Penerapan Nilai Islam Dalam Interaksi Sosial, Kehidupan Siswa Demi Upaya Penanggulangan Bahaya Narkoba Dan Kenakalan Remaja di UPT SPF SMPN 12 Makassar.

“Dalam kegiatan pesanteren kilat tahun ini, seluruh siswa yang beragama Islam mulai dari kelas 7 sampai kelas 9 diwajibkan untuk ikut,” ujarnya.

Tujuannya adalah selain dapat memperdalam ilmu agama, juga sebagai pendidikan karakter anak agar siap menghadapi tantangan jaman kedepan,. Hal ini disampaikan saat membuka acara sosialisasi bahaya narkoba. menambahkan, Selain ilmu agama, materi dalam Pesantren Kilat ini pun diisi dengan materi bahaya narkoba, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional, hal ini bertujuan untuk memberikan imunitas terhadap para siswa, agar terhindar dari ancaman narkoba.

“Harapannya adalah para pelajar yang telah mengikuti Pesantren Kilat ini kembali ke sekolahnya masing-masing dapat memiliki sikap yang lebih baik lagi, berbudi pekerti luhur, santun, cerdas dan terampil serta siap menyongsong masa depan yang gemilang,” pungkas Laode Imam Sutrisno.

Hal ini ditandai dengan maraknya peredaran gelap narkoba yang masuk ke Indonesia, banyaknya korban penyalahguna narkoba dari berbagai usia, dan banyaknya jenis narkotika baru beredar di semua kalangan.

“Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam waktu singkat ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan keagamaan kepada siswa dan senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk karakter islami dan interaksi sosial pada siswai.” Harapnya Laode Imam Sutrisno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *