BN Online, Makassar—UPT SPF SDN Rappokalling 67/I Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan sekolah dan dihadiri oleh seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, para guru, staf, tenaga kependidikan (Tendik), hingga Ketua Komite Sekolah.
Acara sosialisasi ini turut menghadirkan dua pendamping, yakni Ibu Nurhikna, S.Pd, guru dari SDI Galangan Kapal 4, dan Bapak Muhammad Tasyrif, SE, Kepala SD Inpres Karuwisi 2, yang berperan memberikan pendampingan dan arahan terkait pelaksanaan SPMI di lingkungan sekolah.
Kepala UPT SPF SDN Rappokalling 67/I Makassar, Bapak Baharuddin, S.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.
“Lebih jauh, kegiatan SPMI ini bukan hanya sekadar memenuhi tuntutan administrasi, tetapi merupakan langkah nyata dalam mewujudkan budaya mutu di sekolah. Dengan adanya sistem ini, setiap komponen sekolah dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan,” ujar Baharuddin.
Selain itu, beliau menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah mengenai pentingnya siklus penjaminan mutu — mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga tindak lanjut perbaikan.
Diketahui, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan yang bertujuan untuk memastikan setiap satuan pendidikan mampu mengelola dan meningkatkan mutu secara mandiri dan berkesinambungan.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar SPMI, tahapan implementasi, serta strategi pelibatan seluruh unsur sekolah dalam menjaga mutu pendidikan.
Harapan dari kegiatan ini, UPT SPF SDN Rappokalling 67/I Makassar dapat semakin memperkuat komitmen dalam melaksanakan program-program peningkatan mutu, serta menjadi sekolah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di Kota Makassar.
“Kami berharap setelah sosialisasi ini, seluruh warga sekolah dapat memahami dan menerapkan prinsip SPMI secara konsisten, sehingga mutu pendidikan di SDN Rappokalling 67/I dapat terus meningkat,” tutup Baharuddin.















