Suasana Belajar Dinamis di SDI Tello Baru: Matematika dan Bahasa Inggris Sapa Siswa Kelas V di Jam Kedua

BN Online, Makassar—Aktivitas pembelajaran di UPT SPF SDI Tello Baru, Kecamatan Makassar, berlangsung penuh semangat pada Selasa (28/4/2026). Para siswa kelas V memulai hari dengan dua mata pelajaran unggulan di jam pertama dan kedua, yaitu Matematika yang dilanjutkan dengan Bahasa Inggris.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WITA ini diikuti oleh seluruh murid kelas V B beserta guru kelas V yang mendampingi langsung proses belajar mengajar. Suasana kelas tampak kondusif dan interaktif sejak awal pelajaran.

Saat awak media menemui, Kepala UPT SPF SDI Tello Baru, Asril Wahyudi, S.Pd., mengatakan bahwa penempatan Matematika dan Bahasa Inggris di jam pertama merupakan strategi khusus. “Kami ingin siswa menyerap materi dengan konsentrasi penuh saat otak masih segar. Matematika melatih logika, lalu dilanjutkan Bahasa Inggris yang membuka wawasan global mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa metode pembelajaran yang digunakan saat ini sudah bervariasi, tidak lagi sekadar ceramah. Untuk Matematika, guru menerapkan pendekatan problem-based learning dengan soal-soal kontekstual. Sementara di jam kedua, pelajaran Bahasa Inggris diisi dengan simple conversation dan permainan kosakata agar tidak membosankan.

Selain itu, pihak sekolah juga mulai mengintegrasikan penggunaan gawai belajar sederhana dan kartu bergambar untuk menunjang pemahaman siswa, terutama dalam penguasaan vocabulary bahasa Inggris yang masih menjadi tantangan bagi sebagian anak.

Diketahui, jadwal padat di jam awal ini sengaja disusun setelah koordinasi dengan orang tua siswa. Sebagian besar wali murid mendukung karena anak-anak mereka dianggap lebih mudah fokus sebelum memasuki jam pelajaran siang yang lebih santai.

Sambungnya, meskipun baru memasuki jam kedua, antusiasme siswa terlihat tinggi. Beberapa siswa terlihat aktif bertanya tentang rumus Matematika, lalu dengan cepat beralih ke gaya belajar yang lebih rileks saat pelajaran Bahasa Inggris dimulai.

Harapannya, dengan pola penjadwalan seperti ini, kompetensi numerasi dan literasi bahasa asing siswa kelas V bisa terus meningkat. “Kami targetkan di akhir semester, siswa kelas V B sudah percaya diri berbicara bahasa Inggris sederhana dan menyelesaikan soal cerita Matematika dengan mandiri,” cetuss Asril Wahyudi, S.Pd.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *