BN Online, Makassar–UPTD SPF SD Inpres Toddopuli I Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Puskesmas melalui kegiatan edukasi kesehatan bagi murid tentang cara menerapkan pola hidup sehat yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membekali murid dengan pengetahuan dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan, baik di sekolah maupun di rumah. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh murid sekolah dasar, Jumat (19/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan gigi dan mulut, mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, berolahraga secara teratur, beristirahat yang cukup, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, murid juga diajak memahami pentingnya memilih jajanan yang aman dan bergizi. Edukasi ini diharapkan dapat membantu murid membedakan kebiasaan yang baik bagi kesehatan dengan kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Kepala SD Inpres Toddopuli I, Satir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Puskesmas merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran kesehatan sejak usia sekolah, sehingga murid selalu menjaga jajanan yang dibeli di kantin, dapat memilah jajanan sehat dan yang kurang sehat agar tetap sehat dan selamat.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui teori tentang hidup sehat, tetapi mampu membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah dan Puskesmas perlu berjalan bersama agar budaya hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi bagian dari karakter murid,” ujar Kepala SD Inpres Toddopuli I.
Selain itu, murid diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan petugas kesehatan. Suasana kegiatan berlangsung aktif karena murid dapat menyampaikan pengalaman mereka mengenai kebiasaan makan, kebersihan diri, aktivitas fisik, serta menjaga kesehatan di rumah dan sekolah.
Meski demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa pendidikan kesehatan tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sesaat. Pengetahuan yang diberikan perlu dilanjutkan dengan pembiasaan dan keteladanan seluruh warga sekolah.
Diketahui, kerja sama ini juga mendukung penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SD Inpres Toddopuli I. Melalui UKS, sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang murid secara sehat, aman, bersih, dan nyaman.
Sambungnya, SD Inpres Toddopuli I mendorong berbagai kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan sebelum makan, membawa bekal atau memilih jajanan sehat, menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, melakukan aktivitas fisik, serta menjaga kebersihan tubuh.
Kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan, pembinaan kader kesehatan sekolah, edukasi gizi, kesehatan gigi dan mulut, kebersihan lingkungan, serta kegiatan promotif dan preventif lainnya.
Harapan ke depan, SD Inpres Toddopuli I tidak hanya berupaya meningkatkan prestasi akademik murid, tetapi juga membangun generasi yang sehat, mandiri, disiplin, peduli terhadap kebersihan, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya serta lingkungan.
“Sehat dimulai dari kebiasaan kecil. Anak sehat, sekolah hebat!” tutupnya.















