BN Online, Makassar—Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah ditunjukkan keluarga besar UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar melalui kegiatan kerja bakti yang digelar pada Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong di kalangan warga sekolah.
Kerja bakti diikuti oleh para guru, tenaga kependidikan, siswa siswi serta warga sekolah. Mereka bahu-membahu membersihkan sejumlah area sekolah, mulai dari halaman, ruang-ruang sekolah, hingga lingkungan sekitar.
Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji, Reny Astuty Latif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Kerja bakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh warga sekolah terhadap lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reny menuturkan bahwa lingkungan sekolah yang bersih dan tertata dapat memberikan suasana yang lebih nyaman bagi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.
“Ketika lingkungan sekolah bersih, rapi, dan nyaman, tentu akan memberikan energi positif bagi guru maupun peserta didik. Karena itu, kebersihan harus menjadi tanggung jawab kita bersama dan dilakukan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan kerja bakti juga diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi peserta didik tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah.
Meski demikian, menjaga kebersihan sekolah tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan kerja bakti yang bersifat berkala. Diperlukan kesadaran seluruh warga sekolah untuk membiasakan diri menjaga kebersihan setiap hari.
Diketahui, lingkungan sekolah yang bersih merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Karena itu, budaya bersih dan gotong royong terus didorong agar menjadi bagian dari kebiasaan warga sekolah.
Sambungnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut juga menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif.
“Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus dipertahankan. Bukan hanya saat ada kegiatan kerja bakti, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari. Sekolah adalah rumah bersama, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan menjaganya,” sambung Reny.
Harapan ke depan, kegiatan kerja bakti tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan melibatkan seluruh warga sekolah. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar diharapkan semakin mampu menciptakan suasana pendidikan yang mendukung tumbuh kembang serta prestasi peserta didik.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut pun menjadi bukti bahwa menjaga kebersihan sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari membangun karakter, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap lingkungan pendidikan.















