SDI Kassi-Kassi 1 Makassar Jalani Visitasi Akreditasi, Tim Asesor Verifikasi Langsung Kinerja Satuan Pendidikan

BN Online, Makassar—UPTD SPF SDI Kassi-Kassi 1 Makassar menjalani visitasi akreditasi oleh tim asesor Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah, Senin-Selasa, 5-6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian akreditasi melalui kunjungan lapangan untuk melakukan verifikasi, klarifikasi, serta validasi terhadap data dan informasi yang telah diajukan oleh satuan pendidikan melalui sistem akreditasi.

Visitasi berlangsung selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik hingga perwakilan orang tua dan komite sekolah.

Kepala UPTD SPF SDI Kassi-Kassi 1 Makassar, Basri Kamaruddin, mengatakan pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan visitasi tersebut sebagai bagian penting dalam melihat secara objektif berbagai proses dan praktik pendidikan yang selama ini berjalan di sekolah.

“Kami menyambut baik kedatangan tim asesor. Visitasi ini bukan hanya menjadi bagian dari proses akreditasi, tetapi juga menjadi momentum bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai program, kinerja, serta komitmen seluruh warga sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik,” ujar Basri.

Pada hari pertama, Senin, 5 Oktober 2026, tim asesor memusatkan kegiatan pada presentasi kinerja satuan pendidikan serta observasi secara langsung terhadap proses pembelajaran dan lingkungan belajar di sekolah.

Tim asesor melakukan pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran di kelas untuk melihat secara langsung bagaimana proses pendidikan berlangsung. Observasi juga mencakup lingkungan belajar sebagai salah satu bagian penting dalam menciptakan suasana pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Selain observasi kelas dan lingkungan sekolah, tim asesor juga melakukan wawancara dengan guru dan tenaga kependidikan. Perwakilan orang tua peserta didik dan komite sekolah turut dilibatkan untuk memberikan informasi dan gambaran mengenai penyelenggaraan pendidikan di UPTD SPF SDI Kassi-Kassi 1 Makassar.

Lebih lanjut, Basri Kamaruddin menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai kondisi dan kinerja sekolah.

“Proses pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan guru. Ada tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, komite, serta seluruh warga sekolah yang memiliki peran masing-masing. Karena itu, kami berusaha memberikan informasi secara terbuka sesuai dengan kondisi yang ada,” sambungnya.

Sementara itu, pada hari kedua, Selasa, 6 Oktober 2026, rangkaian visitasi dilanjutkan dengan dialog bersama perwakilan siswa. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi tim asesor untuk mendapatkan perspektif langsung dari peserta didik mengenai pengalaman mereka selama mengikuti proses pembelajaran dan berbagai aktivitas di sekolah.

Selain berdialog dengan siswa, tim asesor juga melakukan wawancara mendalam dengan pimpinan atau kepala sekolah. Wawancara tersebut menjadi bagian dari proses klarifikasi dan pendalaman terhadap berbagai informasi serta kinerja satuan pendidikan yang telah disampaikan sebelumnya.

Selain itu, proses visitasi juga menjadi ruang bagi sekolah untuk melakukan refleksi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan. Berbagai masukan dan hasil pengamatan dari tim asesor diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan mutu pendidikan ke depan.

Meski demikian, Basri menegaskan bahwa akreditasi tidak semata-mata dipandang sebagai proses penilaian untuk mendapatkan predikat tertentu. Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana seluruh proses tersebut mampu mendorong sekolah untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

“Kami menjadikan visitasi ini sebagai momentum untuk bercermin dan mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan. Jika ada hal yang masih perlu diperbaiki, tentu menjadi bahan bagi kami untuk melakukan pembenahan dan peningkatan ke depan,” jelasnya.

Diketahui, visitasi akreditasi merupakan bagian dari proses penjaminan mutu satuan pendidikan. Melalui kunjungan lapangan, tim asesor dapat melihat secara langsung kesesuaian antara data dan informasi yang disampaikan melalui sistem akreditasi dengan kondisi nyata di satuan pendidikan.

Sambungnya, keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak. Sekolah juga terus berupaya membangun budaya belajar yang positif, meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Harapan untuk Peningkatan Mutu Pendidikan
Basri Kamaruddin berharap pelaksanaan visitasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi UPTD SPF SDI Kassi-Kassi 1 Makassar, khususnya dalam memperkuat berbagai program yang telah berjalan dan memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Harapan kami, hasil dari proses visitasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Apa pun hasilnya nanti, kami akan tetap berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan demi memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya rangkaian visitasi selama dua hari tersebut, UPTD SPF SDI Kassi-Kassi 1 Makassar diharapkan semakin termotivasi untuk memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu mendukung peserta didik untuk berkembang secara optimal.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *