Pasca Pergantian Kepala Sekolah, Kerja Sama Media Online di SMPN 2 Makassar Dipertanyakan

BN Online, Makassar—Kerja sama antara Media Online BN dengan UPT SPF SMPN 2 Makassar dikabarkan dihentikan. Penghentian tersebut disebut berlangsung tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada pihak media, Selasa (8/9/2026).

Informasi mengenai penghentian kerja sama itu diperoleh setelah pihak Media Online BN melakukan konfirmasi kepada bendahara UPT SPF SMPN 2 Makassar melalui WhatsApp.

Saat dikonfirmasi, bendahara sekolah menyampaikan bahwa setelah dilakukan pengecekan pada sistem ARKAS, tidak ditemukan lagi penganggaran terkait koran atau media sosial.

“Barusan dicek di ARKAS, tidak ada penganggaran koran media sosial di ARKAS,” demikian keterangan bendahara sekolah melalui WhatsApp.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan, mengingat sebelumnya penganggaran untuk media disebut masih tercantum dalam ARKAS pada masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya.

Perubahan tersebut diketahui terjadi setelah adanya pergantian kepala sekolah. Pihak media mempertanyakan alasan perubahan penganggaran tersebut dan apakah penghentian kerja sama memang merupakan kebijakan baru dari pihak sekolah.

Untuk memperoleh kejelasan, awak media kembali melakukan konfirmasi kepada Kepala UPT SPF SMPN 2 Makassar melalui WhatsApp pada Rabu (16/9/2026).

Dalam komunikasi tersebut, awak media menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban (LPJ) terkait kerja sama media telah lengkap dan meminta penjelasan mengenai keberlanjutan kerja sama. Namun, hingga konfirmasi tersebut dilakukan, pesan yang disampaikan belum mendapatkan jawaban substantif.

Kepala UPT SPF SMPN 2 Makassar yang baru, Dr. Satwika Trianti Ngandoh, sebelumnya diketahui bertugas sebagai guru di SMPN 14, dan kemudian menjabat di SMPN 2 Makassar. Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, ia menyampaikan bahwa tidak ada informasi yang masuk terkait hal yang ditanyakan.

Pergantian kepemimpinan sekolah pun menjadi salah satu konteks yang muncul dalam persoalan ini. Namun, belum ada penjelasan resmi yang menerangkan apakah perubahan kepemimpinan tersebut berkaitan langsung dengan perubahan penganggaran media dalam ARKAS maupun penghentian kerja sama dengan Media Online BN.

Pihak Media Online BN berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar kebijakan tersebut, termasuk mekanisme perubahan penganggaran dan status kerja sama yang sebelumnya berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi secara lengkap dari pihak UPT SPF SMPN 2 Makassar mengenai alasan penghentian kerja sama tersebut.

Redaksi akan memberikan ruang yang sama kepada pihak sekolah untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab atas pemberitaan ini.(*).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *