Duka Mendalam, Wawali Fatma Sebut AGH Sanusi Baco Ulama Kharismatik

BN Online, Makassar–Duka cita yang dalam ikut dirasakan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi atas meninggalnya Ketua MUI Sulsel, AGH Sanusi Baco, LC, Sabtu malam (15/5/2021).
Bagi Fatma, sapaan akrab Fatmawati Rusdi, Sanusi Baco merupakan sosok ulama yang selalu tampil menyejukkan. Menyampaikan syiar-syiar keagamaan dengan pesan-pesan yang meneduhkan, dan penuh dengan makna.
“Innalillahi wa inna ilaihi rodjiun. Kita kehilangan lagi ulama yang kharismatik. Guru dan orang tua kita yang selalu memberi pesan menyejukkan dan meneduhkan,” ucap Fatma.
Di mata Fatma, Sanusi Baco adalah sosok yang bukan hanya dihormati oleh umat Islam, tapi juga dikagumi saudara-saudara kita non-muslim.
Tak heran, kepergian Sanusi Baco meninggalkan banyak kesan, sekaligus kesedihan mendalam bagi banyak orang.
Apalagi di masa hidupnya, Sanusi Baco selalu bersikap bijak dan memberi solusi di setiap permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara, khususnya di Sulsel.
“Mari kita doakan almarhum semoga husnul khotimah. Mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin allahumma Aamiin,” pesan Fatma yang pernah dinobatkan sebagai salah satu tokoh pengentas buta aksara Al-Quran di Sulsel.
Bukan hanya itu, Sanusi Baco juga orang tua yang banyak memberikan teladan atau contoh bagi masyarakat khususnya di Sulsel.
Semasa hidup, Sanusi Baco tak henti-hentinya menunjukkan semangat dalam menyiarkan pesan-pesan keagamaan. Sekalipun usianya sudah tua, namun ia tak tampak lelah mengabdikan diri untuk kemaslahatan umat.
Pak Kiai, begitu biasa disapa, mengembuskan napas terakhir di Primaya Hospital di Jalan Urip Sumoharjo. Almarhum meninggal sekira pukul 20.00 Wita.
Sesuai rencana, jenazah almarhum AGH Sanusi Baco rencananya akan disalatkan di Masjid Raya Makassar. Salat jenazah dilakukan setelah salat duhur pada Minggu (16/5/2021).
Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Talawe, Kecamatan Bontoa, Maros untuk dimakamkan. (*)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.