SMAN 4 Makassar Bersama Direktorat SMA Kemendikbud Ristek Menandatangani MoU Terkait Program Kewirausahaan SMA Tahun 2021

BN Online, Makassar–Dalam rangka pelaksanaan hasil Rapat Kordinasi Penguatan Program Kewirausahaan SMA berupa pelaksanaan seleksi calon penerima Bantuan Pemerintah Kewirausahaan SMA Tahun
2021, Dilaksanakan di Swiss-Belhotel Bogor Jl. Salak No.38-40, pada Rabu (30/6-2021)

UPT SMA Negeri 4 Makassar Bersama Direktorat SMA Kemendikbud Ristek menandatangani MoU Terkait Program Kewirausahaan, tujuan khusus pelaksanaan kegiatan bantuan kewirausahaan adalah meningkatkan mutu pendidikan. Kewirausahaan, pada tingkat satuan pendidikan, mengembangkan potensi, bekal dan minat peserta didik secara optimal, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kewirausahaan, meningkatkan keterampilan kewirausahaan teknis dan non teknis peserta didik.

Saat di konfirmasi awak media ini, Selasa (30/06-2021), H. Syafruddin, S.Pd, M.Pd selaku kepala SMA Negeri 4 Makassar mengatakan, hasil yang diharapkan untuk meningkatkan pada satuan pendidikan berkembangnya potensi, bakat dan minat peserta didik secara optimal pada satuan pendidikan.

“Bantuan pemerintah kewirausahaan, pengertian kewirausahaan semanga, sikap, perilaku dan kemampuan dalam mengelola usaha yang mengarah pada upaya mencari peluang dan menciptakan kegiatan usaha produktif dengan mendayagunakan sumber daya ekonomi dan sosialsecara efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Lanjutnya, bantuan pemerintah kewirausahaan adalah bantuan operasional dalam bentuk dana hibah sebagai pembiayaan untuk penyelenggaraan peningkatan mutu pendidikan/kesehatan melalui aktivitas/kegiatan, ekstrakurikuler/kegiatan relevan lainnya.

“Peserta didik kami bisa meningkatkan mutu pendidikan, bakat, skill Bertumbuhkembangnya sikap mampu berpikir kritis, memberikan solusi, bekerjasama mampu berkomunikasi kreatif dan kemandirian yang berguna untuk diri sendiri, keluarga, ditengah masyarakat,” ppaparnya.

H. Syafruddin menambahkan, di sekolah kami yang mengikuti program kewirausahaan ada sekitar 45 orang siswa dari 5 kelompok dan kami memberikan keterampilan usaha, seperti membuat abon-abon ikan, sebuah usaha pengolahan yang layak untuk dijalankan dan dapat menjadi sumber inovasi dan contoh dalam bidang usaha perikanan.

“Selain itu, meningkatkan produksi olahan abon-abon ikan Menambah dan memperluas saluran pemasaran., seperti pemasaran melalui online shop akan banyak diketahui oleh orang dan sangat mudah untuk mempelajarinya, menambah jenis variasi olahan yang diproduksi, karena perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik kami agar diperoleh produk yang baik dan dapat diterima oleh konsumen, di tengah masyarakat,” tutup H. Syafruddin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.