BN Online, Makassar — UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan religius melalui pelaksanaan kegiatan rutin Sholat Dzuhur berjamaah yang diikuti oleh seluruh peserta didik, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari setelah jam istirahat dan menjadi bagian dari pembiasaan karakter religius di lingkungan sekolah.
Kegiatan Sholat Dzuhur berjamaah ini tidak hanya bertujuan untuk membiasakan siswa melaksanakan ibadah wajib tepat waktu, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta penguatan keimanan sejak dini. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan penuh kesadaran.
Proses pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah diawali dengan persiapan yang matang. Setelah bel istirahat berakhir, siswa-siswi segera bersiap dan menuju masjid sekolah dengan tertib. Para guru turut mendampingi serta ikut melaksanakan sholat berjamaah sebagai bentuk keteladanan bagi peserta didik. Sebelum sholat dimulai, guru Pendidikan Agama Islam menyampaikan pengingat singkat (tausiyah) untuk meneguhkan niat dan memperdalam pemahaman siswa tentang pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar, Abdul Azis Hasan, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik melalui aktivitas keagamaan.
> “Kami ingin siswa tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan taat beragama. Melalui kegiatan Sholat Dzuhur berjamaah ini, kami berharap dapat membentuk generasi yang berintegritas dan berkarakter mulia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara konsisten akan memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Selain itu, suasana religius yang tercipta juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati.
Selain Sholat Dzuhur berjamaah, UPT SPF SMP Negeri 50 Makassar juga secara aktif melaksanakan berbagai program keagamaan lainnya sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Program-program tersebut dirancang untuk menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan pembentukan moral peserta didik.
Diketahui, kegiatan Sholat Dzuhur berjamaah ini mendapat respons positif dari siswa dan orang tua. Para siswa mengaku menjadi lebih terbiasa melaksanakan sholat tepat waktu dan merasa lebih dekat dengan teman-temannya melalui kebersamaan dalam ibadah.
Harapan ke depan, kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah. Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan karakter religius demi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman dan berakhlak mulia.















