BN Online, Makassar–-Berbagi kepada sesama tak harus menunggu kaya raya. Itulah yang terus ditunjukkan oleh UPT SPF SMPN 22 Makassar melalui program rutin Jumat Berkah. Pada Jumat (17/4/2026), sekolah yang berlokasi di Jalan Pendidikan ini kembali menyalurkan 300 paket nasi dos kepada warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di depan sekolah.
Pembagian berlangsung sejak pagi hari. Para guru, staf, serta siswa yang terlibat tampak antusias membagikan bungkusan nasi dos secara langsung. Warga dan pengendara yang melintas pun menyambut gembira program sederhana namun penuh makna ini.
Kepala UPT SPF SMPN 22 Makassar, Dr. Hj. Salmah, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan dan berbagi sejak dini kepada para siswa. Jumat Berkah adalah momen tepat untuk menunjukkan bahwa sekecil apa pun bantuan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa 300 nasi dos yang dibagikan berasal dari sumbangan seluruh warga sekolah, baik dari guru, staf, maupun siswa secara sukarela. “Alhamdulillah, semua bergerak bersama. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian bisa tumbuh dari lingkungan pendidikan,” tambahnya.
Selain itu, program ini juga melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembagian. Menurut Dr. Salmah, hal itu bertujuan melatih jiwa sosial dan empati siswa terhadap sesama. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kondisi di sekitarnya,” ungkapnya.
Diketahui, pembagian nasi dos ini sudah menjadi agenda rutin setiap Jumat di depan gerbang sekolah. Tak hanya warga setempat, para ojek online, tukang becak, hingga pemulung yang kebetulan melintas juga menjadi sasaran penerima manfaat.
Sambungnya, ke depannya pihak sekolah berencana memperluas jangkauan program Jumat Berkah. “Insya Allah, jika ada rezeki lebih, kami ingin berbagi tidak hanya di depan sekolah, tapi juga ke panti asuhan atau lingkungan lain yang lebih membutuhkan,” tuturnya.
Harapan Dr. Hj. Salmah, program ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain di Makassar untuk turut berbagi dengan cara yang sederhana namun berdampak nyata. “Kebaikan tidak harus besar. Yang terpenting adalah konsistensi dan ketulusan. Semoga Jumat Berkah kami menjadi berkah untuk semua,” cetussnya.
Salah seorang warga, Rahman (45), mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Saya tiap Jumat lewat sini kadang dapat nasi dos. Lumayan buat sarapan sebelum kerja. Terima kasih untuk SMPN 22,” katanya tersenyum.















