KMP Portlink III, Kapal Raksasa ASDP, Siap Pangkas Jalur Logistik Surabaya-Makassar Awal Agustus 2026

BN Online, Makassar— Kabar menggembirakan bagi pelaku usaha dan masyarakat Indonesia Timur. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dikabarkan akan segera mengoperasikan kapal kebanggaannya, KMP Portlink III, untuk melayani rute baru Surabaya-Makassar pada awal Agustus 2026 mendatang.

KMP Portlink III merupakan kapal feri eksekutif terbesar milik ASDP. Dengan bobot kotor mencapai 15.351 GT dan panjang lebih dari 150 meter, kapal ini bahkan lebih panjang dari lapangan sepak bola internasional.Kapal ini memiliki kapasitas angkut yang luar biasa, mampu menampung Ribuan penumpang dan ratusan kendaraan sekaligus.

Selama ini, KMP Portlink III dikenal sebagai kapal eksekutif yang melayani rute premium Merak-Bakauheni dengan berbagai fasilitas mewah, mulai dari lounge eksklusif, ruang ber-AC, hingga klinik.Keputusan ASDP untuk memindahkan kapasitas besar ini ke jalur timur menandakan keseriusan perusahaan pelat merah tersebut dalam mendongkrak konektivitas antar pulau.

Kehadiran kapasitas tambahan di jalur Surabaya-Makassar disambut antusias oleh kalangan ekspedisi dan logistik. Saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (15/7/2026), salah satu pihak ekspedisi mengaku sangat terbantu.

“Selama ini, kapasitas angkut di jalur Surabaya-Makassar seringkali menjadi kendala, terutama saat musim puncak. Dengan hadirnya kapal sebesar Portlink III, kami harap biaya logistik bisa lebih efisien dan waktu pengiriman lebih pasti,” ujar perwakilan ekspedisi.

Perjalanan laut dari Surabaya ke Makassar biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 3 hari.Dengan kapasitas besar Portlink III, diharapkan dapat mengangkut lebih banyak kontainer dan kendaraan dalam satu kali pelayaran, yang berpotensi menekan biaya kirim.

Lebih lanjut, pihak ekspedisi menyampaikan bahwa selama ini ketersediaan jadwal kapal yang terbatas sering membuat arus barang tersendat. Penambahan armada besar seperti Portlink III dinilai akan memperlancar rantai pasok nasional, terutama menjelang akhir tahun.

Selain itu, mereka berharap ASDP juga memperhatikan tarif yang kompetitif. “Jangan sampai kapasitas besar malah dibebani tarif yang terlalu tinggi. Kami berharap ini bisa menjadi solusi bagi seluruh pelaku usaha di Sulawesi,” tambahnya.

Diketahui, rute Surabaya-Makassar merupakan salah satu jalur distribusi utama di Pulau Sulawesi dengan volume pengiriman yang sangat tinggi setiap harinya.Konektivitas ini menghubungkan pusat industri di Jawa Timur dengan kawasan Indonesia Timur.

Sambungnya, “Jika operasionalnya lancar, ini bukan hanya membantu ekspedisi, tapi juga akan menekan harga kebutuhan pokok di Makassar dan sekitarnya karena ongkos kirim yang lebih murah.”ujarnya.

Harapan besar kini tertuju pada PT ASDP Indonesia Ferry. Masyarakat dan pelaku usaha berharap realisasi rute ini tidak sekadar wacana, tetapi benar-benar dijalankan dengan manajemen yang transparan dan pelayanan yang prima. Keberhasilan rute Surabaya-Makassar ini diharapkan menjadi pilot project bagi pembukaan rute-rute jarak jauh lainnya di wilayah timur Indonesia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *