BN Online, Makassar—Manuver politik Partai Demokrat di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, secara terbuka mengajak Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi untuk bergabung menjadi kader partai berlambang bintang mercy.
Ajakan tersebut disampaikan langsung Alfian saat bertemu Appi di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (3/10/2026). Pertemuan itu menjadi perhatian karena hingga kini Appi masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.
Alfian tak menutup-nutupi keinginannya agar Appi menjadi bagian dari Demokrat. Menurutnya, partai membutuhkan figur-figur muda yang memiliki pengalaman serta penerimaan di tengah masyarakat untuk memperkuat Demokrat di Sulawesi Selatan.
“Saya terus terang sebagai senior Partai Demokrat juga memikirkan bagaimana ke depan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Dan saya melihat Partai Demokrat membutuhkan figur-figur muda seperti Bung Appi ini. Figur-figur muda untuk membangun Partai Demokrat ke depan,” ujar Alfian.
Karena itu, ia secara langsung mengajak Appi bergabung bersama Demokrat.
“Karena itu saya mengajak Bung Appi ini untuk bergabung bersama Partai Demokrat. Kami memang merasa bahwa figur semacam beliau dibutuhkan,” sambungnya.
Demokrat Ingin Perkuat Sulsel
Alfian menilai kehadiran figur seperti Appi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Ia menyebut Demokrat memiliki ruang untuk terus berkompetisi bersama partai politik lain dalam membangun Sulawesi Selatan dan Indonesia.
Ia pun berharap ajakannya tersebut mendapat respons positif dari Appi.
“Saya mengajak Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai wadah untuk perjuangan membangun bangsa ini, membangun Sulawesi Selatan dari Makassar. Karena itu mudah-mudahan gayung bersambut,” tuturnya.
Selain itu, Alfian menilai Appi bukan sosok yang asing dengan Demokrat. Keduanya telah lama berinteraksi dalam perjalanan politik dan pernah berada dalam sejumlah momentum politik yang sama.
Menurut Alfian, Appi juga sudah mengenal karakter, prinsip, nilai-nilai, hingga kepemimpinan Partai Demokrat.
“Saya rasa karena kita selalu sama-sama. Kalau kampanye kita selalu sama-sama. Nah, saya rasa juga barangkali wattunnami kalau Bung Appi ini kemudian bisa bergabung dengan Partai Demokrat,” kata Alfian.
Meski demikian, Appi belum langsung mengiyakan pinangan tersebut.
Wali Kota Makassar itu menyambut positif ajakan Alfian dan mengaku menghargai keseriusan Demokrat yang datang langsung menyampaikan tawaran tersebut. Namun, Appi menegaskan dirinya masih berstatus sebagai kader Partai Golkar.
Karena itu, ia memilih tidak terburu-buru menentukan sikap.
“Tentu ini merupakan apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari kami untuk Partai Demokrat. Karena melihat keseriusan sehingga beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal yang seperti ini, saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respons,” ujar Appi.
Appi menegaskan responsnya bukan berarti menolak ataupun langsung menerima tawaran Demokrat.
“Tapi bagaimanapun bentuknya, bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan, tapi karena ada prosedur yang harus kami lewati,” katanya.
Tunggu Proses Internal Golkar
Sambungnya, Appi masih harus menyelesaikan persoalan internal di partai tempatnya bernaung saat ini. Ia menyebut etika politik menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan langkah berikutnya.
Dengan demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi bahwa Appi telah bergabung dengan Partai Demokrat. Posisi Appi masih sebagai kader Golkar, sementara tawaran terbuka dari Demokrat telah disampaikan langsung oleh Andi Alfian Mallarangeng.
Diketahui, isu mengenai kemungkinan Appi bergabung dengan Demokrat sebelumnya memang telah berkembang di tengah dinamika politik Sulawesi Selatan. Pertemuan langsung dengan Alfian Mallarangeng membuat isu tersebut kembali menjadi perhatian publik.
Di sisi lain, Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah menyatakan partainya terbuka bagi kader partai lain yang memang serius ingin bergabung. Namun, Demokrat tetap menunggu keseriusan tokoh yang bersangkutan dan menghormati proses politik yang harus dilalui.
Harapan Alfian kini jelas: Appi diharapkan tidak sekadar menjadi mitra politik Demokrat, tetapi ikut memperkuat partai tersebut di Sulawesi Selatan.
Pinangan itu sekaligus membuka ruang baru dalam dinamika politik Sulsel. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Appi setelah menyelesaikan proses internal di Partai Golkar.
Untuk sementara, Demokrat sudah menyampaikan pinangannya. Appi pun telah memberikan sinyal bahwa tawaran tersebut akan dipertimbangkan secara serius.
Kini publik tinggal menunggu apakah ungkapan “wattunnami” yang disampaikan Alfian benar-benar menjadi awal perjalanan baru Appi bersama Partai Demokrat.















