SDI Bontoa Makassar Jalani Visitasi Akreditasi BAN-PDM, Dua Hari Penuh Verifikasi dan Validasi Data

BN Online, Makassar, —UPTD SPF SD Inpres Bontoa Makassar menjadi tuan rumah kegiatan visitasi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM). Kunjungan lapangan oleh tim asesor visitasi akreditasi ini berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 7–8 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, tim asesor melakukan verifikasi, klarifikasi, serta validasi data dan informasi yang telah diajukan sekolah melalui sistem akreditasi. Seluruh proses berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SD Inpres Bontoa Makassar, Muh. Hasbi, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus menjadi penanggung jawab dalam proses visitasi. Turut hadir pula Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji, Reny Astuty Latif, S.Pd., M.Pd., serta Norma Sulitiyani, S.Pd., M.Pd. selaku Asesor Visitasi Akreditasi BAN-PDM. Para guru dan tenaga kependidikan UPTD SPF SD Inpres Bontoa Makassar juga tampak hadir mendampingi jalannya seluruh rangkaian kegiatan.

Kepala SD Inpres Bonto, Muh. Hasbi, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa visitasi ini merupakan momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan kualitas pengelolaan pendidikan yang selama ini dijalankan. Menurutnya, seluruh dokumen dan data yang diajukan melalui sistem akreditasi telah dipersiapkan dengan matang jauh sebelum hari pelaksanaan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi yang dilakukan tim asesor mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen sekolah, pelaksanaan pembelajaran, hingga pembinaan karakter peserta didik. Semua itu diverifikasi langsung di lapangan agar hasil akreditasi benar-benar menggambarkan kondisi nyata sekolah.

Selain itu, kehadiran Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji dalam kegiatan ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi antar sekolah dasar di lingkungan UPTD wilayah setempat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk saling belajar dan memperkuat praktik baik dalam pengelolaan satuan pendidikan.

Meski demikian, Muh. Hasbi mengakui bahwa masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama dalam hal dokumentasi administrasi dan penataan data digital. Justru melalui visitasi inilah sekolah mendapatkan masukan berharga dari tim asesor untuk perbaikan ke depan.

Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh tim asesor. Menurutnya, akreditasi bukan sekadar meraih nilai, tetapi menjadi sarana untuk melakukan perbaikan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik.

Harapan ke depan, UPTD SPF SD Inpres Bontoa Makassar dapat meraih hasil akreditasi yang membanggakan serta terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Sekolah juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, agar proses pendidikan di sekolah ini semakin maju dan berdampak positif bagi generasi penerus bangsa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *