BN Online, Makassar—Semangat literasi kembali bergelora di UPTD SPF SD Inpres Bung. Sekolah dasar yang berlokasi di Kota Makassar ini sukses menggelar Kegiatan Tim Visitasi Perpustakaan Ramah Anak Gelombang III, sebuah agenda strategis yang menempatkan perpustakaan sebagai jantung pendidikan dan ruang tumbuh kembang anak, Jumat (09/10/2026).
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Tim visitasi terdiri dari Korlap (Koordinator Lapangan) Martika Ayu Ningsih beserta satu rekan korlab, dan dua perwakilan dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Ibu Hartina dan ibu Mia. Kehadiran tim ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara sekolah dan pemerintah daerah dalam mewujudkan perpustakaan yang ramah, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Mengusung tema “Membaca, Berpikir, Berkreasi, Berprestasi”, kegiatan ini bukan sekadar penilaian administratif. Lebih dari itu, visitasi ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bahwa perpustakaan sekolah harus mampu menjadi ruang yang menumbuhkan imajinasi, kreativitas, dan prestasi peserta didik.
Kepala UPT SPF SDI Bung, Andi Ferawati Said, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi pembelajar.
“Perpustakaan bukan sekadar tempat buku, tetapi ruang tumbuhnya mimpi. Di sini setiap anak menemukan dunia yang lebih luas dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak sekolah terus berbenah agar perpustakaan menjadi tempat favorit bagi siswa.
“Kami ingin anak-anak datang ke perpustakaan dengan hati gembira, bukan karena kewajiban. Membaca harus menjadi kebiasaan yang menyenangkan,” tambahnya.
Selain itu, Andi Ferawati Said juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Perpustakaan Kota Makassar atas pendampingan yang diberikan.
“Dukungan dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar sangat berarti bagi kami. Ini menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah,” ungkapnya.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa masih ada tantangan dalam pengelolaan perpustakaan ramah anak, mulai dari keterbatasan koleksi bacaan hingga kebutuhan penataan ruang yang lebih menarik.
“Tantangan itu pasti ada, tetapi justru menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi,” sambungnya.
Di akhir keterangannya,”Harapan kami, Perpustakaan Ramah Anak di SD Inpres Bung ini bisa menjadi contoh dan inspirasi. Semoga lahir generasi yang cinta membaca, mampu berpikir kritis, berkreasi tanpa batas, dan berprestasi hingga ke tingkat tertinggi,” pungkasnya.
Kegiatan Tim Visitasi Perpustakaan Ramah Anak Gelombang III ini menjadi bukti bahwa UPTD SPF SD Inpres Bung serius membangun budaya literasi. Dengan sinergi bersama Dinas Perpustakaan Kota Makassar, perpustakaan sekolah bukan lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, melainkan panggung bagi anak-anak untuk bermimpi, berkarya, dan berprestasi.
Membaca hari ini, berpikir kritis, berkreasi tanpa henti, berprestasi sepanjang hayat!















