BN Online, Makassar-–Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, menginginkan tidak ada lagi anak Makassar usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan formal. Semuanya harus sekolah.
Hal ini ditegaskan Fatmawati saat memimpin rapat penanganan anak tidak sekolah di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Balai Kota Makassar, Senin (12/9/2022).
“Semua anak Makassar harus sekolah. Ini menyangkut masa depannya mereka dan masa depannya Makassar,” seru Fatmawati.
Menurut Fatmawati, penanganan anak tidak sekolah bukan sekadar memasukkannya ke sekolah. Lebih dari itu, perlu intervensi komprehensif sesuai kasus yang dialami anak.
“Jangan hanya dimasukkan saja di sekolah baru kita tidak beri treatment sesuai kebutuhannya mereka secara komprehensif,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa persoalan administrasi kependudukan di pendidikan formalnya akan ditangani Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Jika kebutuhannya menyangkut persoalan urusan teknis dan administrasi di sekolah akan diintervensi oleh Dinas Pendidikan Makassar.
“Kalau memang butuh penanganan lebih khusus lagi, semisal ada trauma masa kecil dan sejenisnya kan bisa minta bantuan DPPPA (Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak) atau Shelter Warga juga bisa,” ucap Fatmawati.
Tidak kalah pentingnya bagi Fatmawati ialah memastikan anak yang telah disekolahkan dengan intervensi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap mengenyam pendidikan.
“Dalam perjalanannya jangan sampai berhenti sekolah lagi karena tidak ditangani secara menyeluruh. Kita harus bahas sesuai case. Karena kalau tidak, itu hanya akan mengatasi sesaat,” pesannya.
Rapat ini dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muh. Yasir; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muh. Hatim; Kepala Dinas Pendidikan, Muhyiddin; dan Kepala Dinas Sosial Aulia Arsyad.(*)










