BN Online, Makassar—Mulai Senin, 2 Januari 2023. Kepala BKPSDM Makassar, Andi Siswanta Attas sudah tak berkantor. Masa jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah berakhir mulai Sabtu, 31 Desember 2022.
Andi Siswanta mulai mengawali karirnya sejak 2010 ASN di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Ia telah mengawal tiga Wali Kota dan tiga Plt Wali Kota.
Mulai masa jabatan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, periode pertama Moh Ramdhan (Danny) Pomanto, Plt Wali Kota Iqbal Suhaeb, Plt Wali Kota Prof Rudi Djamaluddin dan Prof Yusran hingga di masa jabatan dua periode Moh Ramdhan Pomanto
Selama 12 tahun mengabdi sebagai pejabat ASN di Pemerintah Kota Makassar, ia mengaku banyak sukanya.
Lebih banyak sukanya, karena saya enjoy kerjanya, memang tuntuan saya sekolah menjadi pegawai sipil jadi selama 12 tahun mengabdi di pemerintah kota Makassar lebih banyak sukanya. Tetapi kadang-kadang juga ada dukanya,” kata pria yang akrap disapa Siswanta ini saat ditemui, Jumat, 30 Desember 2022.
Andi Siswanta telah mengabdi selama 33 tahun sebagai ASN. Ia pernah di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), lalu pindah di Pemkab Gowa, di sana ia menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) selama 12 tahun sejak 1997 hingga 2009.
Pada 2010 pindah di Pemkot Makassar menjadi staf di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) semasa Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin.
Tidak lama ia kemudian ditempatkan di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi). Lalu diangkat menjadi Kepala Bidang.
“Di Kabupaten Gowa saya memang punya jabatan, tetapi masuk di Pemkot Makassar saya masuk jadi staf biasa dulunya,” jelas Siswanta.
Di masa periode pertama Wali Kota Makassar, Danny Pomanto ia kemudian dipindahkan ke Inspektorat Makassar sebagai Irban Wilayah. Setelah itu, ia melanjutkan jabatanya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan yang pertama pada 2017.
Lalu menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKPSDM).
“Saat itu dipercayakan lagi menjadi Plt di Bapenda dan Plt di Inspektorat di bawah kepemimpinan Danny Pomanto (periode pertama). Sempat di BKPSDM selama delapan bulan, terus dikembalikan menjadi kepala dinas. Pak wali masuk lagi (periode kedua) jadi wali kota dikembalikan lagi jadi kepala BKPSDM sampai masa pensiun,” ucapnya.
Banyak pengalaman yang sudah didapatkan di pemerintahan. Mulai dari pegawai staf hingga jabatan strategis.
“Mulai besok saya mengabdi di keluarga. Bukan berarti saya tidak mengabdi di Pemkot Makassar, tetap mengabdi tetapi di jalur yang berbeda,” katanya.
Kunci yang ditanamkan pada diri seorang Siswanta adalah bekerja tulus dan iklas tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan sesuatu.
“Saya hanya penyambung lidah ke pimpinan dan menjalankan amanah apa yang diamanahkan. Dan semua pekerjaan itu dilaksanakan bersama teman-teman BKPSDM,” tandasnya.(*)















