BN Online Makassar –UPT SPF SMPN 36 Makassar secara rutin melaksanakan upacara bendera setiap Hari Senin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penanaman nilai kebangsaan kepada peserta didik. Pada pelaksanaan upacara kali ini, sekolah tersebut telah menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Satuan Pendidikan.
Kegiatan yang digelar di halaman sekolah, Senin (19/1/2026), berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Upacara diikuti oleh Kepala UPT SPF SMPN 36 Makassar, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid.
Setelah pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, murid-murid hebat SMPN 36 Makassar melanjutkan kegiatan dengan pembacaan Ikrar Pelajar Pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan karakter, nilai kebangsaan, serta penanaman Profil Pelajar Pancasila sejak dini kepada seluruh peserta didik.
Tak hanya itu, setelah menyanyikan lagu wajib nasional, para murid juga menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” sebagai penguatan nilai kebersamaan, toleransi, dan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 36 Makassar, Nurchalis, mengatakan bahwa pelaksanaan upacara bendera bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan disiplin, rasa cinta tanah air, dan semangat persatuan di kalangan siswa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 menjadi pedoman resmi dalam memastikan setiap rangkaian upacara berjalan sesuai ketentuan serta memiliki nilai edukatif yang kuat.
Selain itu, kegiatan pembacaan Ikrar Pelajar Pancasila dan menyanyikan lagu bertema persahabatan menjadi bagian dari strategi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, toleran, dan mampu hidup rukun di tengah keberagaman.
Diketahui, UPT SPF SMPN 36 Makassar terus berkomitmen mendukung program penguatan karakter dan implementasi Kurikulum Merdeka melalui berbagai kegiatan pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
Sambungnya, sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa sangat diperlukan agar nilai-nilai yang ditanamkan melalui upacara bendera dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan ke depan, pelaksanaan upacara bendera tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan berjiwa Pancasila.















