BN Online, Makassar – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk karakter islami sejak usia dini, UPT SPF SD Inpres Mariso 1 Makassar menggelar kegiatan rutin sholat Dhuha berjamaah setiap pagi sebelum memulai proses belajar mengajar. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh khidmat.
Kegiatan diawali dengan pembelajaran tata cara berwudhu (thaharah) yang merupakan syarat sahnya sholat. Para siswa dibimbing langsung oleh guru-guru mereka untuk mempraktikkan wudhu yang benar, mulai dari niat hingga doa setelah wudhu. Setelah memastikan kesucian diri, siswa kemudian melaksanakan sholat sunnah Dhuha secara berjamaah di ruang kelas maupun musholla sekolah. Rangkaian ibadah pagi ini dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an, yang difokuskan pada Juz Amma atau Juz 30, sebagai upaya membiasakan lidah dan hati siswa dengan firman Allah sejak pagi hari.
Kepala UPT SPF SD Inpres Mariso 1 Makassar, Samino, S.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kurikulum pembiasaan sekolah yang bertujuan membentuk karakter disiplin dan religius peserta didik. “Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa ibadah adalah kebutuhan, bukan beban. Dengan membiasakan sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an setiap pagi, kami berharap nilai-nilai ketaatan ini akan melekat kuat dalam diri mereka hingga dewasa nanti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Samino menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara berkelanjutan dan melibatkan peran aktif seluruh guru. Setiap pagi, sebelum bel masuk berbunyi, para siswa sudah bersiap di sekolah dan didampingi guru untuk melaksanakan rangkaian ibadah ini. Hal ini sekaligus melatih kedisiplinan waktu dan tanggung jawab siswa terhadap kewajiban spiritual mereka.
Selain itu, pembacaan Juz Amma setelah sholat juga menjadi sarana efektif bagi siswa untuk menghafal surat-surat pendek. Dengan pengulangan setiap hari, secara tidak langsung metode ini membantu siswa yang kesulitan menghafal di rumah untuk lebih mudah mengingat ayat-ayat suci Al-Qur’an melalui latihan bersama di sekolah.
Diketahui, program pembiasaan ibadah di UPT SPF SD Inpres Mariso 1 ini telah berjalan cukup lama dan mendapat respons positif dari orang tua murid. Mereka merasa terbantu karena anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga bimbingan spiritual yang intensif dari pihak sekolah.

Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan ini. Ke depan, mereka berencana mengadakan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas program dalam membentuk akhlak mulia siswa, serta melibatkan orang tua dalam memantau perkembangan ibadah anak di rumah.
Harapan dari kegiatan rutin ini, seperti yang disampaikan Kepala Sekolah, adalah agar peserta didik tidak hanya sekadar menjalankan ritual, tetapi benar-benar memahami makna ibadah dan menjadikannya sebagai kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin melahirkan generasi yang taat beribadah, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an. Semoga kebiasaan kecil yang kita lakukan ini menjadi bekal besar bagi mereka di masa depan,” pungkas Samino.










