BN Online, Makassar,– UPT SPF SMP Negeri 37 Makassar resmi mulai mengoptimalkan bantuan nasional bidang pendidikan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat transformasi digital dalam proses belajar mengajar di sekolah, Kamis (22/1/2026). Bantuan tersebut berupa perangkat smartboard atau Papan Informasi Merah Putih yang kini dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif sekaligus sarana pendukung kegiatan sekolah.
Kepala UPT SPF SMPN 37 Makassar, Nurhadiawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kehadiran bantuan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama. Pihaknya langsung bergerak cepat dengan mengintegrasikan perangkat tersebut ke dalam sistem pembelajaran harian.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap dunia pendidikan. Smartboard ini tidak hanya sekadar papan informasi biasa, tetapi merupakan pintu gerbang bagi siswa dan guru untuk mengakses metode pembelajaran yang lebih modern, interaktif, dan menyenangkan,” ujar Nurhadiawati.
Lebih lanjut ia menjelaskan, perangkat Papan Informasi Merah Putih tersebut telah dipasang di beberapa ruang kelas utama dan laboratorium multimedia. Dengan teknologi layar sentuh dan konektivitas internet, guru kini dapat menampilkan video pembelajaran, diagram interaktif, hingga melakukan kuis secara langsung yang diikuti oleh siswa secara real-time.
Selain itu, perangkat ini juga difungsikan sebagai pusat informasi sekolah. Berbagai pengumuman, jadwal pelajaran, hingga karya siswa dapat ditampilkan secara digital, sehingga menciptakan suasana sekolah yang lebih modern dan informatif.
Diketahui, program bantuan smartboard ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, guna menyiapkan generasi muda yang melek teknologi dan berdaya saing global.
Sambungnya, pihak sekolah juga telah menyiapkan pelatihan khusus bagi para tenaga pendidik agar pengoperasian smartboard dapat berjalan maksimal. “Kami tidak ingin bantuan sehebat ini hanya menjadi pajangan. Oleh karena itu, guru-guru kami sudah kami bekali pelatihan agar proses belajar mengajar bisa lebih inovatif,” tambah Nurhadiawati.
Harapan ke depannya, dengan optimalisasi teknologi ini, kualitas lulusan SMP Negeri 37 Makassar dapat terus meningkat dan mampu bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya. “Kami berharap transformasi digital ini dapat memacu semangat belajar siswa dan mempermudah guru dalam menyampaikan materi, sehingga tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai,” pungkasnya.















