Pembelajaran Coding Masuk SDI Buttatianang 2, Bekal Siswa Hadapi Era Digital

BN Online, Makassar– Dalam upaya meningkatkan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini, UPT SPF SDI Buttatianang 2 resmi meluncurkan program pembelajaran coding bekerja sama dengan platform pendidikan terkemuka, Ruangguru, pada Selasa (27/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang multimedia sekolah ini diikuti oleh puluhan siswa dengan antusiasme tinggi. Melalui pembelajaran coding dari Ruangguru, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada dunia pemrograman, tetapi juga diajak untuk belajar berpikir logis, kreatif, serta mengasah kemampuan problem solving dengan cara yang menyenangkan. “Langkah kecil hari ini, bekal besar untuk masa depan!” menjadi semboyan yang menggema dalam sesi pertama pelatihan tersebut.

Kepala UPT SPF SDI Buttatianang 2, Ilyanti Hasirah Nugras, S.Pd., mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif sekolah untuk menjawab tantangan zaman.

“Kami melihat pentingnya memperkenalkan teknologi tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai creator sejak usia dini. Dengan coding, anak-anak belajar menyusun logika, memecahkan masalah, dan menuangkan kreativitas mereka,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Ilyanti menjelaskan bahwa kurikulum yang dihadirkan bersama Ruangguru telah disesuaikan dengan usia anak, sehingga materi yang disampaikan mudah dicerna dan tetap mengedepankan unsur permainan.

“Anak-anak belajar melalui platform yang interaktif. Mereka bisa langsung melihat hasil dari baris kode yang mereka tulis, misalnya membuat karakter bergerak atau menyelesaikan misi sederhana. Ini membuat mereka sangat antusias,” tambahnya.

Selain itu, pembelajaran coding ini diyakini mampu menjadi fondasi dalam membentuk pola pikir komputasional (computational thinking) siswa. Kemampuan ini dinilai krusial tidak hanya untuk karir di bidang teknologi, tetapi juga untuk menghadapi berbagai situasi kompleks dalam kehidupan sehari-hari.

Diketahui, kerja sama dengan Ruangguru ini merupakan bagian dari program pengembangan sekolah berbasis digital. Pihak Ruangguru menyediakan modul, platform belajar, serta pendampingan bagi guru-guru di SDI Buttatianang 2 agar proses belajar mengajar bisa berjalan optimal.

“Kami memfasilitasi kebutuhan teknis dan pedagogisnya, sementara guru di sekolah yang menjadi fasilitator. Kolaborasi ini diharapkan bisa berkelanjutan,” sambung perwakilan Ruangguru yang turut hadir dalam acara tersebut.

Harapannya, melalui program percontohan ini, siswa SDI Buttatianang 2 dapat tumbuh menjadi generasi yang melek teknologi, inovatif, dan siap bersaing di masa depan yang semakin digital.

“Kami berharap ilmu yang didapat hari ini bisa menjadi bekal mereka di jenjang pendidikan selanjutnya. Mungkin saja dari sini akan lahir programmer-programmer cilik yang nantinya membawa nama harum bangsa,” imbuh Ilyanti.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *