BN Online, Makassar– Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), dua guru dari UPT SPF SD Inpres Bitoa, Makassar, turut berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi Guru SD Kelas VI. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 6–7 Februari 2026, bertempat di Erlangga, Kota Makassar, ini diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kota Makassar.
Adapun dua guru yang mewakili SD Inpres Bitoa adalah Nurlinda Sari, S.Pd., guru kelas VI A, dan Fajri Wiana Ningsih, S.Pd., guru kelas VI B. Mereka mengikuti bimtek ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi TKA Tahun Pelajaran 2025/2026.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mencakup strategi pembelajaran efektif, pendalaman materi, serta model persiapan siswa melalui program inovatif “Model BATA”. Program ini dirancang untuk membantu guru dalam merancang metode pengajaran yang lebih terstruktur dan adaptif sesuai kebutuhan siswa menjelang tes akademik.
Kepala UPT SPF SD Inpres Bitoa Makassar, Muh. Ikbal, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap partisipasi gurunya. “Partisipasi aktif ibu Nurlinda dan ibu Fajri dalam bimtek ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di kelas, sehingga siswa kelas VI semakin siap dan percaya diri menghadapi TKA,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Lebih jauh, Muh. Ikbal menambahkan bahwa pengembangan kompetensi guru merupakan prioritas sekolah. “Dengan guru yang kompeten, proses pembelajaran akan lebih berkualitas, dan pada akhirnya berdampak positif pada hasil akademik siswa. Kami akan terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan dan bimtek,” sambungnya.
Diketahui, Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi capaian belajar siswa di tingkat akhir sekolah dasar. Oleh karena itu, persiapan matang dari sisi guru maupun siswa sangat diperlukan.
Sementara itu, Nurlinda Sari, salah satu peserta bimtek, mengungkapkan antusiasmenya. “Kami mendapatkan banyak wawasan baru, terutama dalam menerapkan Model BATA yang praktis dan aplikatif. Semoga ini bisa langsung kami gunakan untuk membimbing siswa di kelas,” tuturnya.
Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru kelas VI di SD Inpres Bitoa mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif, sehingga siswa siap menghadapi TKA pada tahun ajaran mendatang. Dukungan dari pihak sekolah dan sinergi dengan FKKG Kota Makassar menjadi langkah strategis dalam mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar.















