SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar Perkuat Profil Pelajar Pancasila Lewat Upacara Bendera Inovatif

BN Online, Makassar,– UPT SPF SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar menggelar upacara bendera pada Senin pagi (19/1/2026) dengan mengimplementasikan ketentuan terbaru dalam dunia pendidikan. Kegiatan rutin mingguan kali ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya sekolah tersebut menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Satuan Pendidikan.

Suasana khidmat terlihat sejak awal upacara. Seluruh petugas dan peserta upacara yang terdiri dari para guru serta siswa-siswi hebat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Setelah pengibaran bendera Merah Putih, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Memasuki sesi inti sesuai dengan semangat regulasi baru, kegiatan tidak berhenti pada pembacaan dokumen negara. Para siswa dengan penuh semangat melanjutkan agenda dengan pembacaan Ikrar Pelajar Pancasila. Kegiatan ini merupakan bentuk penguatan karakter, penanaman nilai-nilai kebangsaan, serta internalisasi Profil Pelajar Pancasila sejak dini kepada seluruh peserta didik.

Lebih jauh, untuk menciptakan suasana yang lebih aplikatif dan dekat dengan keseharian murid, usai menyanyikan Lagu Wajib Nasional, para siswa diajak untuk menyanyikan lagu berjudul “Rukun Sama Teman”. Lagu ini dipilih sebagai media penguatan nilai kebersamaan, toleransi, dan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Plt. Kepala UPT SPF SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar, Srikandi Sahap, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik regulasi baru ini. “Kami berusaha untuk tidak hanya sekadar melaksanakan instruksi, tetapi juga memaknai setiap poin dalam upacara sebagai sarana pendidikan karakter. Pembacaan Ikrar Pelajar Pancasila dan menyanyikan lagu bertema kebersamaan adalah upaya kami untuk membumikan nilai-nilai Pancasila agar mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak,” ujarnya usai memimpin upacara.

Selain itu, pemilihan lagu “Rukun Sama Teman” juga dinilai sangat relevan dengan kondisi peserta didik. Menurutnya, pesan tentang kerukunan dan pertemanan yang baik adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan bebas dari perundungan.

Diketahui, Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2025 memang memberikan keleluasaan bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan konten upacara agar lebih variatif dan kontekstual, selama tidak meninggalkan inti dari protokoler kenegaraan. SDI Bertingkat Tabaringan 1 memanfaatkan ruang kreatif ini dengan memasukkan unsur penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam jalannya upacara.

Sambungnya, Srikandi Sahap berharap agar melalui upacara yang inovatif ini, nilai-nilai kebangsaan dan karakter baik tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan (habituasi) para siswa. “Kami ingin siswa-siswi kami tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, rukun, dan cinta tanah air,” tutupnya.

Dengan penerapan ini, SDI Bertingkat Tabaringan 1 Makassar menjadi salah satu sekolah dasar yang aktif mengadaptasi kebijakan pendidikan terbaru guna mewujudkan generasi emas yang berprofil Pancasila.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *