SDN Bawakaraeng 1 Salurkan Donasi Ramadan ke Panti Asuhan dan 17 Siswa Kurang Mampu

BN Online, Makassar – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H terus mengalir dari lingkungan pendidikan. UPT SPF SDN Bawakaraeng 1 Kota Makassar menggelar kegiatan sedekah murid dan orang tua dengan menyalurkan paket sembako serta uang tunai kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Jannatul Ma’wa dan 17 siswa sekolah yang dianggap layak menerima bantuan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026.

Aksi sosial ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Dinas Pendidikan Nomor 400.3.5/343/Disdik/II/2026 tentang kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter selama bulan suci Ramadan. SDN Bawakaraeng 1 berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga kepedulian sosial warga sekolah.

Kepala UPT SPF SDN Bawakaraeng 1, Irfadia Arifin, S.Pd. , memimpin langsung kunjungan ke panti asuhan yang berlokasi di depan Masjid Raya atau samping Daimaru tersebut. “Hari ini kami mengunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Jannatul Ma’wa untuk berbagi bersama dengan anak-anak yang tinggal di panti tersebut. Paket yang kami bawa berupa sembako dan uang tunai yang kami kumpulkan dari orang tua murid,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irfadia menjelaskan bahwa mekanisme pengumpulan donasi dilakukan secara transparan dan tanpa paksaan. Pihak sekolah hanya menyampaikan ajakan melalui paguyuban sekolah. “Beberapa orang tua siswa datang sendiri membawa sembako dan uangnya ke guru yang telah kami tunjuk sebagai penanggung jawab. Sifatnya ini ajakan, jadi kami tidak mewajibkan kepada semua siswa apalagi menentukan nominal tertentu. Seadanya dan seikhlasnya,” terangnya.

Selain itu, Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja memilih panti asuhan yang dikelola oleh Muhammadiyah. “Panti asuhan ini kami pilih karena dikelola oleh Muhammadiyah yang kita kenal sangat terpercaya dalam mengelola dana umat. Apalagi menurut kepala panti asuhan, ada sekitar 30 anak yang tinggal di panti tersebut dan bersekolah dari tingkat TK hingga SMA,” tambahnya.

Diketahui, berbagai jenis bahan pokok berhasil dikumpulkan dari para donatur, mulai dari beras, telur, mi instan, minyak goreng, hingga sirup. Antusiasme orang tua murid dalam kegiatan tahun keempat ini sangat tinggi.

Sambungnya, tidak hanya ke panti asuhan, kepedulian juga menyasar warga sekolah sendiri. “Di lingkungan sekolah, paket sembako dan uang tunai kita bagikan juga kepada 17 orang murid kami yang dianggap layak untuk mendapat bantuan. Ada yang secara kondisi ekonomi kurang, yatim, dan murid yang dititipkan orang tuanya untuk disekolahkan oleh keluarganya. Setiap anak kami berikan satu kardus paket sembako dan berupa uang tunai,” beber Irfadia.

Ia menegaskan bahwa total donasi yang terkumpul cukup membanggakan. “Untuk uang tunai terkumpul Rp4.488.000, dan paket sembako kami perkirakan senilai Rp6 jutaan telah kami salurkan semuanya. Ini adalah bentuk kolaborasi yang indah antara sekolah, orang tua, dan paguyuban,” ucapnya penuh syukur.

Harapan dari kegiatan ini, Irfadia berpesan agar semangat berbagi terus terpelihara. “Ucapan dan rasa syukur kepada para donatur dan orang tua wali serta paguyuban atas komitmennya membantu menyukseskan program sekolah yang telah dirancang bersama. Semoga Ramadan tahun depan kita bisa berbagi lebih banyak lagi, dan nilai-nilai kepedulian ini tertanam kuat pada diri setiap siswa,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *