Simulasi TKA 2026 di SDI Perumnas: Siap Hadapi Tantangan Digital

BN Online, Makassar– Sebanyak 97 siswa kelas VI UPT SPF SDI Perumnas mengikuti Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (11-12/3/2026). Kegiatan yang digelar di laboratorium komputer sekolah ini bertujuan untuk mempersiapkan mental dan kemampuan siswa dalam menghadapi ujian sesungguhnya yang akan datang.

Simulasi TKA dibagi ke dalam empat sesi dengan jadwal yang telah diatur sedemikian rupa. Sesi pertama berlangsung pukul 08.00 – 09.45 WITA dengan jumlah peserta 30 siswa. Sesi kedua dimulai pukul 10.15 – 12.00 WITA juga diikuti 30 siswa. Sesi ketiga berlangsung pukul 12.30 – 14.15 WITA dengan jumlah peserta 30 siswa. Sementara sesi keempat dilaksanakan pukul 14.45 – 16.30 WITA yang diikuti 7 siswa. Dengan demikian, total keseluruhan peserta simulasi mencapai 97 siswa.

Kepala UPT SPF SDI Perumnas, Arfai, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memaksimalkan kesiapan siswa menghadapi TKA. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tidak hanya siap secara materi, tetapi juga familiar dengan sistem ujian berbasis komputer. Pengalaman teknis ini sangat berharga agar mereka tidak gugup saat hari H nanti,” ujarnya saat memantau jalannya simulasi.

Lebih lanjut, Arfai menjelaskan bahwa pelaksanaan simulasi tahun ini menghadapi beberapa kendala teknis. “Kendala utama yang kami hadapi adalah jaringan internet yang sering terputus dan keterbatasan perangkat laptop. Namun, Alhamdulillah, berkat kerja keras tim, kami bisa mengatasi dengan mengatur jadwal bergantian dan memaksimalkan perangkat yang ada,” tambahnya.

Selain itu, semangat para guru dan stek holder sekolah patut diapresiasi. Simulasi ini berjalan lancar berkat pengawasan ketat dari para guru, yakni Ahmad Alfaidzi, S.Pd., M.Pd., Gr; Andi Hidayat S., S.Pd., Gr; Nurlia, S.Pd; dan Andi Kasmawati, S.Pd. Mereka bergantian mengawasi jalannya ujian di setiap sesi untuk memastikan siswa tetap fokus dan memahami instruksi dengan baik.

Diketahui, peran proktor sangat krusial dalam simulasi berbasis komputer ini. Andi Mursidil, A.Ma, yang bertindak sebagai proktor simulasi, bekerja ekstra keras mengatur sistem dan memastikan perangkat lunak berjalan dengan optimal. “Meskipun jaringan sempat bermasalah, kami selalu siap dengan solusi cepat agar siswa tidak kehilangan waktu ujian,” jelasnya.

Sambungnya, “Kami juga menyiapkan beberapa laptop cadangan dan skema offline untuk mengantisipasi jika kendala jaringan kembali terjadi. Yang terpenting, siswa tetap bisa merasakan pengalaman mengerjakan soal secara digital.”cetusnya.

Harapan besar disampaikan Kepala Sekolah agar simulasi ini memberikan manfaat maksimal. “Kami berharap dengan simulasi ini, siswa lebih percaya diri dan hasil TKA nanti bisa optimal. Semoga ke depan fasilitas sekolah, terutama jaringan internet, bisa lebih memadai sehingga pelaksanaan ujian digital semakin lancar,” imbuh Arfai.

Kegiatan simulasi TKA ini menjadi bukti nyata komitmen UPT SPF SDI Perumnas dalam menghadirkan pendidikan berkualitas di tengah tantangan digital. Dengan semangat gotong royong antara kepala sekolah, guru, proktor, dan siswa, hambatan teknis dapat diatasi demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *