Appi Mundur dari Golkar, Korwil Dapil 4 Tegaskan Sikap: Ikut Arah Politik Wali Kota

BN Online, Makassar—Keputusan Munafri Arifuddin alias Appi mundur dari Partai Golkar mulai memunculkan respons dari struktur akar rumput partai berlambang pohon beringin di Kota Makassar.

Salah satu respons datang dari Koordinator Wilayah (Korwil) Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Golkar Makassar, Ismail Mooduto. Ia menyatakan akan mengikuti arah politik Appi setelah mengetahui keputusan Wali Kota Makassar tersebut.

Dapil 4 Golkar Makassar sendiri meliputi Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Manggala.

Meski demikian, Ismail mengaku hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi dari internal partai terkait pengunduran diri Appi.

Namun, informasi mengenai keputusan politik tersebut sudah diketahuinya.

“Secara resminya belum ada surat pemberitahuan itu ke kami. Kita masih menunggu perintah pimpinan atau hasil rapat resmi. Kami ikut instruksi Pak Wali,” ujar Ismail kepada awak media ini, Senin (5/10/2026).

Sikap Ismail menjadi salah satu gambaran awal bagaimana struktur partai di tingkat bawah merespons keputusan politik Appi.

Sebagai Korwil Dapil 4, Ismail memiliki posisi strategis dalam struktur Golkar di wilayah Panakkukang dan Manggala. Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Golkar Manggala.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dinamika politik pasca-keputusan Appi belum sepenuhnya berhenti pada level elite. Arah politik mantan kader Golkar itu berpotensi ikut memengaruhi sikap sejumlah struktur dan kader di tingkat daerah.

Meski menyatakan mengikuti arah politik Appi, Ismail tetap menunggu mekanisme resmi partai. Ia menegaskan bahwa langkah selanjutnya akan disesuaikan dengan instruksi pimpinan maupun hasil rapat internal Golkar.

Keputusan Appi meninggalkan Golkar diperkirakan menjadi salah satu dinamika politik yang cukup menarik perhatian di Kota Makassar.

Pasalnya, Appi bukan figur biasa dalam konstelasi politik lokal. Selain menjabat sebagai Wali Kota Makassar, ia memiliki jaringan politik dan basis pendukung yang telah terbentuk dalam perjalanan politiknya.

Karena itu, keputusan tersebut tidak hanya menyangkut perpindahan sikap seorang elite, tetapi juga berpotensi memengaruhi konfigurasi politik di tingkat bawah.

Respons dari struktur seperti Korwil, Pimcam, hingga kader di tingkat kelurahan akan menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana pengaruh politik Appi tetap bertahan setelah tidak lagi berada di bawah naungan Partai Golkar.

Di tengah dinamika tersebut, struktur partai di tingkat bawah diharapkan tetap mengedepankan komunikasi dan menunggu keputusan resmi organisasi.

Bagi Golkar Makassar, konsolidasi internal menjadi penting agar perubahan arah politik di tingkat elite tidak menimbulkan kegaduhan di tingkat akar rumput.

Sementara bagi para kader yang memilih mengikuti langkah politik Appi, keputusan akhir tetap akan bergantung pada perkembangan politik dan arahan resmi masing-masing pihak.

Yang jelas, pernyataan Ismail menjadi sinyal awal bahwa keputusan Appi mundur dari Golkar tidak berhenti sebagai isu elite. Gaungnya mulai terdengar hingga ke struktur akar rumput Golkar di Kota Makassar.**

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *