Reses III Tahun 2020 Anggota DPR Papua Barat Diwarnai Air Mata, Ini Harapan Masyarakat Kota Sorong

BN Online, Sorong–Memasuki masa reses ke-3 tahun 2020 DPR Papua Barat dimanfaatkan betul oleh setiap anggota DPR Papua Barat sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi di daerah pemilihan masing-masing.
Demikian halnya yang dilakukan oleh anggota DPR Papua Barat Abdullah Gazam yang juga ketua komisi 1 DPR Papua Barat di gedung Asrama Haji jalan Makam Pahlawan hari ini Sabtu 14 November 2020.
Namun ada hal yang menarik dan berbeda dari reses yang dilakukan oleh Abdullah Gazam karena baru pernah terjadi di Republik ini reses yang dilakukan oleh seorang anggota DPR diwarnai tangisan air mata oleh semua tamu undangan masyarakat yang hadir.

Abdullah Gazam seusai acara reses menjelaskan bahwa sebab masyarakat yang hadir menangis terharu karena dalam sesi reses ini mereka ikut menyaksikan visual potret 1 tahun pengabdian saya sebagai anggota DPR Papua Barat yang mana ini menjadi tanggung jawab kita sebagai anggota DPR untuk mempublikasi kepada masyarakat supaya mereka tahu tentang apa yang kita kerjakan selama kita menjadi anggota DPR, sehingga saya buat dalam sebuah dokumentasi video yang ditampilkan untuk disaksikan oleh mereka yang hadir wajar jika mereka meneteskan air mata karena terharu bahagia karena keterwakilan mereka di lembaga DPR benar-benar bekerja maksimal atas amanah yang telah mereka titipkan kepada kita. Tutur Gazam.
Tapi bagi saya yang terpenting dari Reses ini adalah bagaimana bisa bersilaturahmi dengan mereka yang telah memilih dan mendukung saya pada pemilu lalu sekaligus momentum reses ini saya benar-benar manfaatkan sebagai sarana untuk menyerap aspirasi dan harapan-harapan mereka yang sekiranya akan saya perjuangkan di lembaga terhormat tersebut.
Mama Nauw salah satu perwakilan masyarakat dari Kelurahan Giwu Kompleks Bambu Kuning menyampaikan aspirasinya sambil meneteskan air mata bahwa kami masyarakat asli Papua yang hidup dalam keterbatasan tapi tidak pernah disentuh, olehnya itu harapan kami satu-satunya kiranya melalui reses ini suara kami bisa didengar oleh pemerintah. Kami tidak butuh banyak kami hanya butuh air bersih dan perhatikan rumah kami yang tidak layak untuk dihuni.

Di tempat yang sama, mama Dominggus Faidan yang sempat viral beberapa waktu lalu karena gubuknya yang tidak layak huni menyampaikan rasa terima kasih atas perjuangan Abdullah Gazam sehingga hari ini rumahnya telah dibangun
Secara keseluruhan dapat dirampungkan bahwa harapan keseluruhan masyarakat kota Sorong yakni mereka membutuhkan air bersih, tidak lagi ada banjir dan tanah longsor, miras benar-benar dihilangkan dan biaya pendidikan gratis di Kota Sorong. Demikian tutup Gazan yang juga ketua DPW PKB Papua Barat.(Jon)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.