Makassar Half Marathon 2022 Magnet Baru Pecinta Olahraga Lari

BN Online, Makassar-–Makassar Half Marathon (MHM) 2022 yang berlangsung di Anjungan Pantai Losari, Minggu (2/10/2022), terbukti bergengsi di kalangan para pelari. Peminatnya tidak hanya dari Makassar, tetapi juga pelari dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Tercatat ada 30 pelari dari negara lain di antara 3.500 pelari lainnya. Mereka berasal dari Kenya, Malaysia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat.
Salah satu peserta berkebangsaan Amerika Serikat, Benjamin Kyle McNeer, mengapresiasi event lari maraton ini. Menurutnya, sangat terorganisasi dan tepat waktu.

“Menurut saya ini (MHM) event lari yang terbaik yang pernah saya ikuti dan satu-satunya acara yang betul-betul on time (tepat waktu) dan terorganisir dengan baik. Bagi saya itu unik di Indonesia,” ujar Benjamin.

Benjamin yang mengikuti kategori 5K Open sengaja mengajak putranya yang baru berumur tujuh tahun untuk memperkenalkan olahraga yang digemarinya ini.

“Saya ingin anak saya, Jackson, juga punya pengalaman terhadap apa yang saya gemari. Sekaligus kenalkan Makassar ke dia,” ujarnya sambil tertawa.

Dia mengaku masih penasaran ikut event serupa di waktu yang akan datang, bahkan jika event maraton digelar di daerah lain.

Sementara, dari dalam negeri ada pula yang mendaftar secara perorangan maupun membawa serta rekan satu komunitasnya dalam event yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini.

Salah satunya Freeletics Bantaeng, yang mana salah seorang anggotanya adalah istri Bupati Bantaeng, Sri Dewi Yanti Ilham Azikin.

“Alhamdulillah rekan-rekan sangat antusias apa lagi bisa berpartisipasi di kegiatan bertaraf internasional seperti ini,” ujar perwakilan Freeletics Bantaeng.

Senada dengan apa yang disampaikan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, bahwa prestasi itu mutlak dan persahabatan itu abadi.
Dia menyebut pihaknya memiliki pandangan serupa, yakni keluarga yang sehat dalam satu hobi.

“Freeletics Bantaeng lebih kepada membangun perilaku pola hidup sehat dengan rutin berolahraga yang dilaksanakan bersama-sama, bisa silaturahmi. Lagi pula (lari) tidak berbayar,” terangnya.

Perwakilan Butta Toa ini berharap agar event MHM menjadi ikon olahraga lari di Makassar yang rutin dihelat tiap tahun.

“Harapan kami event ini menjadi sebuah ikon kota Makassar yang dilaksanakan secara rutin dengan menggarap konsep kearifan lokal sehingga lebih menguatkan lagi identitas Kota Makassar dan sekitarnya,” tuturnya.(*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *