BN Online, Makassar-–UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar menggelar kegiatan kerja bakti di halaman sekolah pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Makassar.
Kegiatan kerja bakti tersebut diikuti oleh seluruh guru, staf, dan siswa-siswi UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar. Mereka bersama-sama membersihkan area halaman sekolah, merapikan taman, menanam pohon, serta mengecat pagar dan fasilitas sekolah yang mulai kusam.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar, Ikhsan, S.Pd, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Kami ingin menanamkan karakter gotong royong dan cinta lingkungan sejak dini kepada para siswa. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami wujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ikhsan menjelaskan bahwa kerja bakti ini tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga fasilitas publik.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara guru dan siswa di luar suasana pembelajaran di kelas. Semangat kekeluargaan tampak menyatu saat mereka bekerja bahu-membahu menyapu, memungut sampah, hingga menyiram tanaman.
Diketahui, Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program unggulan yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah di seluruh wilayah Kota Makassar, termasuk lingkungan pendidikan.
Sambungnya, Ikhsan menambahkan bahwa kerja bakti seperti ini akan dilakukan secara rutin setiap Minggu.
“Kami komitmen menjadikan UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar sebagai sekolah percontohan untuk Gerakan Indonesia ASRI. Ini bukan kegiatan sekali jalan, tapi budaya sekolah,” tegasnya.
Harapannya, dengan lingkungan yang bersih dan asri, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan sehat. Ikhsan juga berharap para siswa dapat menularkan kebiasaan positif ini di lingkungan rumah masing-masing.
“Jika setiap individu peduli kebersihan, maka Indonesia ASRI bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan,” tutupnya.















