BN Online Makassar, – Komitmen untuk mendorong transparansi dan efektivitas tata kelola keuangan daerah di Kota Daeng terus digelorakan oleh jajaran legislatif. Perhatian publik kini tertuju pada agenda krusial yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Selasa, 29 September 2026, yang akan mempertemukan para pemangku kebijakan dan pakar strategis. Selasa (29/09).

Sorotan utama dalam perhelatan ini mengarah pada kehadiran William, SE, Anggota DPRD Kota Makassar Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan. Sebagai legislator yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan, kehadiran beliau dinilai sangat vital dalam mengawal arah kebijakan anggaran yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat luas.
Kegiatan berskala penting ini mengusung tema “Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Pada Kegiatan Pengawasan Urusan Pemerintahan Bidang Perekonomian Dan Keuangan Bersama Dinas Sosial Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 Angkatan XI (Sebelas)”. Agenda ini dirancang untuk membedah instrumen pengawasan agar program sosial beriringan dengan akuntabilitas finansial.
Sebelum tirai acara resmi dibuka esok pagi pada pukul 08.00 WITA, atmosfer persiapan di Hotel Karebosi Premier yang terletak di Jl.Jend M Yusuf No.1 Makassar sudah mulai terasa dinamis sejak hari ini. Pihak penyelenggara bersama manajemen hotel tampak sibuk memastikan seluruh detail teknis ruang sidang berjalan tanpa kendala.
Demi melahirkan rekomendasi yang komprehensif, forum ini tidak hanya menghadirkan unsur legislatif, tetapi juga mengolaborasikan perspektif akademisi dan praktisi. Komposisi panel pembicara yang dihadirkan besok terbilang sangat berbobot dan kompeten di bidangnya masing-masing.
Selain William, SE yang akan membawa perspektif pengawasan politik anggaran dari parlemen, panggung narasumber juga akan diperkuat oleh kehadiran Kaharuddin Bakti. S.IP., M.AP. Pengalaman dan latar belakang akademisnya di bidang administrasi publik diyakini mampu membedah regulasi birokrasi secara mendalam.
Tak kalah menarik, kehadiran Muhammad Abizar Hamzah, S.Tr.IP selaku narasumber ketiga diprediksi akan memberikan warna baru dalam diskusi. Karakter kepemimpinan pemerintahan kedinasan yang melekat padanya diharapkan dapat menjembatani implementasi teknis program di sektor perekonomian dan sosial.
Agar lalu lintas gagasan dari ketiga tokoh tersebut berjalan tajam dan sistematis, jalannya forum besok akan dipandu secara eksklusif oleh Rini Susanty, SE yang bertindak sebagai moderator. Kemampuan fasilitasi yang dimilikinya menjadi jaminan bahwa setiap sesi tanya jawab akan berlangsung interaktif dan solutif.
Sinergi antara Komisi B DPRD Kota Makassar dengan Dinas Sosial dalam Angkatan XI ini dinilai sebagai langkah taktis yang momentum. Publik berharap pengawasan di bidang perekonomian ini mampu meminimalisasi ketimpangan sosial melalui program jaring pengaman ekonomi yang tepat sasaran.
Sebelum melangkah ke podium besok, William, SE sempat menegaskan komitmen Fraksi PDI Perjuangan untuk terus mengawal uang rakyat agar kembali dalam bentuk program kerakyatan. Bagi beliau, pengawasan bidang keuangan bukan sekadar angka, melainkan instrumen untuk menyejahterakan wong cilik di Makassar.
Dengan persiapan matang yang telah dirampungkan hingga malam ini, jalannya kegiatan esok hari diproyeksikan akan menghasilkan catatan-catatan kritis yang konstruktif. Ratusan pasang mata kini menunggu hasil nyata dari kolaborasi para pakar dan wakil rakyat ini demi kemajuan kota.
Mari kita nantikan bersama bagaimana jalannya kegiatan besok dan implikasi strategis yang dilahirkannya bagi tata kelola pemerintahan Kota Makassar. Upaya pengawasan yang konsisten ini diharapkan dapat menjadi cetak biru bagi pelaksanaan program kerja daerah yang transparan dan akuntabel ke depan.red.















