BN Online Makassar, – Penguatan fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan di Kota Daeng terus dikebut oleh jajaran legislatif demi memastikan setiap program kerja berjalan tepat sasaran. Perhatian publik kini tertuju pada agenda penting yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Rabu, 30 September 2026, yang akan mempertemukan para pemangku kebijakan, akademisi, dan praktisi hukum.Selasa (29/09).
Sorotan utama dalam perhelatan ini mengarah pada figur William, SE, Anggota DPRD Kota Makassar Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan. Sebagai legislator yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan daerah, kehadiran William, SE dinilai sangat vital dalam mengawal transparansi anggaran, khususnya yang bersinggungan langsung dengan tata kelola lingkungan hidup di Makassar.
Kegiatan berskala kedewanan ini mengusung tema “Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Pada Kegiatan Pengawasan Urusan Pemerintahan Bidang Perekonomian Dan Keuangan Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 Angkatan XII (Dua Belas)”.Forum ini dirancang secara khusus untuk membedah sinkronisasi kebijakan anggaran finansial dengan program-program pelestarian ekologi kota.
Sebelum tirai acara resmi dibuka esok pagi pada pukul 08.00 WITA, atmosfer persiapan di Hotel Karebosi Premier yang terletak di Jl.Jend M Yusuf No 1 Makassar sudah mulai terasa dinamis sejak hari ini. Pihak panitia penyelenggara tampak sibuk melakukan koordinasi akhir dan memastikan seluruh detail teknis di ruang pertemuan telah siap menyambut para delegasi.
Demi melahirkan rekomendasi yang komprehensif, forum strategis Angkatan XII ini tidak hanya mengandalkan unsur legislatif, tetapi juga mengolaborasikan perspektif akademisi global dan pakar hukum. Komposisi panel narasumber yang akan dihadirkan esok hari terbilang sangat berbobot dan ahli di bidangnya masing-masing.
Selain William, SE yang akan membawa perspektif pengawasan politik anggaran dari parlemen kota, panggung narasumber juga akan diperkuat oleh kehadiran Ferdi, S.Pt., M.Sc., Ph.D. Latar belakang pendidikannya yang kuat hingga tingkat doktoral diyakini mampu menyajikan analisis saintifik dan kajian berbasis data ilmiah terkait dampak ekonomi dari kebijakan lingkungan, selain itu saat ini masih menjabat selaku Sekdis DLH kota Makassar.
Tak kalah menarik, kehadiran Busman Muin, SH., MH selaku narasumber ketiga diprediksi akan memberikan kepastian dari sudut pandang regulasi. Penguasaan hukumnya yang mendalam diharapkan dapat membedah keabsahan yuridis pelaksanaan anggaran agar tidak menabrak aturan hukum yang berlaku.
Agar lalu lintas gagasan dan debat pemikiran dari ketiga tokoh tersebut berjalan tajam, sistematis, dan interaktif, jalannya forum besok akan dipandu secara eksklusif oleh Susi Nirmala Umar, SE yang bertindak sebagai moderator. Pengalaman fasilitasi yang dimilikinya menjadi jaminan bahwa sesi diskusi esok hari akan berjalan hidup dan melahirkan solusi rill.
Sinergi antara Komisi B DPRD Kota Makassar dengan Dinas Lingkungan Hidup ini dinilai sebagai langkah taktis yang momentum oleh banyak pihak. Publik berharap pengawasan di bidang perekonomian ini mampu memastikan anggaran daerah tidak hanya habis untuk urusan administratif, melainkan berdampak nyata pada kebersihan dan kelestarian kota.
Sebelum melangkah ke podium esok hari, William, SE menegaskan komitmen kuat dari Fraksi PDI Perjuangan untuk selalu berdiri di jalur perjuangan rakyat. Bagi legislator berlatar belakang ekonomi ini, keselarasan antara pertumbuhan ekonomi daerah dan kelestarian lingkungan hidup adalah kunci utama mewujudkan kesejahteraan warga Makassar yang berkelanjutan.
Dengan persiapan matang yang terus dimatangkan hingga malam ini, jalannya kegiatan esok hari diproyeksikan akan menghasilkan catatan-catatan kritis serta rekomendasi kebijakan yang kuat bagi eksekutif. Ratusan pasang mata, mulai dari pemerhati kebijakan publik hingga aktivis lingkungan, kini menanti hasil nyata dari kolaborasi para pakar ini.
Mari kita nantikan bersama bagaimana jalannya kegiatan esok hari dan implikasi strategis yang dilahirkannya bagi arah pembangunan Kota Makassar. Upaya pengawasan yang konsisten dari figur seperti William, SE bersama seluruh narasumber diharapkan mampu membawa iklim pemerintahan yang semakin bersih, transparan, dan akuntabel ke depan.Red















