Dana Pinjaman PEN Rp 300 M Untuk Infrastruktur Jalan Dan Jembatan Sudah Final.

BN Online, Bone – Dialog terbuka penuh kontroversi terkait pinjaman dana PEN Pemkab Bone tahun 2021 senilai Rp300 miliar yang nantinya akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang dimotori Wartawan Indefenden Bone ( WIB), di Bunir Cafe, Selasa (15/6/21) siang.
Sekda Bone Drs H.Islamuddin mengatakan Fostur APBD tidak memungkinkan untuk membangun Infrastruktur Jalan n jembatan, namun pinjaman tersebut melalui kajian teknis Kementrian keuangan dan Kemendagri dalam hal mengajukan pinjaman, “tujuan pinjaman dana PEN adalah untuk mengurangi volume2 jalanan yang sudah rusak, dan tetap melihat apa manfaat masyarakat terhadap pinjaman dana PEN,” tutur Islamuddin.
Lanjut Islamuddin, Pemda tidak akan alergi terhadap beberapa Kritikan masyarakat sepanjang bernilai positif.
Ketua Komisi I DPRD Bone H.Saipullah Latif mengatakan pinjaman dana PEN berawal dari tahun 2020 dengan bunga 0 persen, dengan jumlah pengusulan debesar Rp 500 M namun disetujui sebesar Rp 300 M ironinya ada bunga dikenakan sebesar. 6,19 persen, dan bunga tersebut harus DPRD tahu hal itu karena yang dipinjam uang negara dan dibayar oleh rakyat sendiri.
Tapi bunga yang akan dibayar setiap tahunnya bentuk warning Pemda Bone, sebagai bentuk kehati2 an dalam pengelolaan keuangan.
Dinas PUPR H.Askar, S.ST,M.Si mengatakan pembangunan hotmix harus melihat jasa perdagangan, jasa perkantoran dan kondisi jalan yang akan diperbaiki baik Betonisasi maupun aspal hotmix, tujuannya adalah untuk pertumbuhan ekonomi rakyat.
Organisasi Mahasiswa PMII saat dialog menyatakan dengan tegas menolak dana pinjaman PEN tahun 2021 dengan alasan tidak tepat sasaran untuk kepentingan rakyat, pasalnya kondisi jalan hotmix hanya bertahan 1 s/d 2 tahun saja sementara utang dibayar selama delapan tahun. ( Edsus)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.