Spektakuler! Siswa SMPN 48 Makassar Tampil Memukau dengan Nuansa Kuning-Hitam di Hardiknas 2026 Karebosi

BN Online, Makassar– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Karebosi berlangsung sangat meriah dan penuh makna. Dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, upacara berjalan khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan SKPD, camat, kepala sekolah, guru, siswa, hingga masyarakat.

Wali Kota Munafri Arifuddin sukses mencuri perhatian dengan balutan busana tradisional Tenun khas Toraja, lengkap dengan passapu dan sarung Lipa’, sebagai simbol penghormatan terhadap kearifan lokal Sulawesi Selatan dalam dunia pendidikan. Namun, kemeriahan tak berhenti di pakaian wali kota. Sorak sorai dan decak kagum justru meledak saat penampilan spektakuler dari siswa-siswi UPT SPF SMPN 48 Makassar.

Sebanyak puluhan siswa SMPN 48 dan Siswa SD-SMP, Se-Kota Makassar tampil memukau dengan busana adat serba kuning-hitam yang gagah dan elegan. Paduan warna kuning keemasan dan hitam pekat pada baju bodo, celana panjang, serta aksesoris kepala menciptakan kontras yang memikat. Mereka dengan lincah dan penuh penghayatan membawakan tarian kolosal “Harmoni Nusantara” , sebuah tarian yang menggambarkan persatuan dan keberagaman budaya Indonesia.

Kadisdik Makassar Achi Soleman, S.STP., M.Si. bersama Kepala SMPN 48, Hj. Rakhmaniar Basri, S.Pd., M.Si.

Setiap gerakan tari yang dinamis dan kompak, diiringi musik tradisional yang dimodernisasi, seolah menyapu seluruh penonton yang memadati Lapangan Karebosi. Penampilan siswa-siswi ini menjadi bintang utama dalam rangkaian upacara, membuka peringatan Hardiknas dengan energi positif dan pesan kuat tentang cinta tanah air.

Kepala UPT SPF SMPN 48 Makassar, Hj. Rakhmaniar Basri, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangganya yang tak terhingga kepada para siswa. “Saya sangat terharu dan bangga. Anak-anak kami telah berlatih, dengan penuh semangat. Busana kuning-hitam ini bukan sekadar warna, tapi simbol keberanian, keagungan, dan semangat juang pendidikan. Mereka membuktikan bahwa budaya lokal bisa dikemas secara modern dan spektakuler.

Lebih lanjut, Hj. Rakhmaniar menjelaskan bahwa pemilihan tarian Harmoni Nusantara sengaja diangkat untuk mengajarkan siswa tentang toleransi dan cinta keberagaman sejak dini. “Melalui tarian ini, kami ingin menanamkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai akademik, tapi juga karakter dan pelestarian budaya.”imbuhnya, pada Sabtu 2 Mei 2026.

Selain itu, koreografi yang rumit dan properti tari yang serasi dengan busana adat menjadi nilai plus tersendiri. Beberapa penonton bahkan tak berhenti mengabadikan momen penampilan tersebut dengan ponsel mereka, mengingat kemegahan kostum dan gerakan yang sangat energik.

Diketahui, persiapan matang telah dilakukan pihak sekolah. Para siswa dengan sukarela mengikuti latihan intensif setiap sore, bahkan saat libur sekolah. Dukungan penuh juga diberikan oleh orang tua siswa dan komite sekolah.

Sambungnya, “Kami berharap penampilan ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Makassar untuk terus mengangkat dan melestarikan budaya Nusantara dalam setiap momen penting, terutama di dunia pendidikan,” ujar Hj. Rakhmaniar.

Harapan ke depan, tuturnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap kekayaan budaya Indonesia. “Semangat Harmoni Nusantara dari SMPN 48 Makassar untuk Indonesia Emas 2045!”

Penampilan menawan siswa SMPN 48 Makassar itu pun menjadi salah satu momen paling dikenang dalam peringatan Hardiknas 2026 di Makassar, membuktikan bahwa generasi muda kota ini siap menjadi duta budaya di kancah nasional.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *